Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SUSTAINABLE Development Goals (SDGs) Desa yang digagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diharapkan memberikan kontribusi sebesar 74% dari SGDs nasional.
Adapun SGDs desa yang diterapkan pada 2021 mengarah 18 tujuan pembangunan berkelanjutan. Dari 18 tujuan SGDs, kemudian dibagi menjadi aspek kewilayahan dan aspek kewargaan.
Aspek kewargaan meliputi desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa sehat dan sejahtera, pendidikan desa berkualitas, keterlibatan perempuan desa, berikut desa layak air bersih dan sanitasi.
Baca juga: Wapres Ingin Desa Ikuti Perkembangan Teknologi
"Data BPS, 43% warga Indonesia tinggal di desa. Itu berarti kalau 74.953 desa bisa mencapai aspek kewargaan, maka berkontribusi 43% terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan," ujar Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/12).
Sementara aspek kewilayahan ialah desa berenergi bersih dan terbarukan, pertumbuhan ekonomi desa yang merata, infrastruktur dan inovasi desa sesuai kebutuhan, desa tanpa kesenjangan, serta peduli lingkungan laut.
Baca juga: Omzet 30 Ribu Badan Usaha Milik Desa Capai Rp2,1 Triliun
Kemudian, desa peduli lingkungan darat, damai berkeadilan, kelembagaan yang dinamis dan budidaya adaptif, tanggap perubahan iklim konsumsi, berikut produksi desa sadar lingkungan aman dan nyaman.
"Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, 91% wilayah Indonesia adalah desa. Apabila aspek kewilayahan bisa terwujud, maka berkontribusi sebesar 91% terhadap pencapaian pembangunan nasional," imbuhnya.
"Sehingga, SGDs desa ini dapat memberikan kontribusi sebesar 74% terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan," pungkas Abdul.(OL-11)

pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
DIREKTORAT Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan batas desa.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved