Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk membidik dapat menjadi bank penyalur Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) terbaik pada 2025.
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan pihaknya memasukan target itu sebagai Visi BTN pada 2025.
Dengan penyaluran kredit perumahan mencapai 270 ribu hingga 300 ribu per tahun, BTN memproyeksikan dapat menyalurkan KPR bagi 1,4 juta nasabah dalam 5 tahun mendatang.
"Tentu semua itu membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk dari rekan-rekan pengembang," kata Pahala dalam acara HUT KPR BTN ke 44 di Jakarta,Kamis (12/10)
Pahala mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus memperbaiki sistem dan tata cara kerja proses kredit di Bank BTN. Tujuannya agar semakin banyak nasabah yang dapat mengakses dan makin cepat prosesnya.
Saat ini BTN juga mengembangkan sistem KPR secara online dan berhasil memperoleh permintaan pembiayaan hingga Rp1 triliun tiap bulannya.
"Dari online ini masih relatif kecil karena kami setiap bulannya bisa menyalurkan pembiayaan hingga Rp5 triliun. Tapi ini akan terus kami kembangkan," ujarnya.
BTN juga akan terus memaksimalkan pertumbuhan bisnisnya dengan mengembangkan ekosistem perumahan. Apalagi dengan berkembangnya kawasan industri, BTN siap untuk masuk menfasilitasi bisnis dan layanan yang dibutuhkan.
Per September 2020, Bank BTN telah mencatatkan penyaluran kredit konstruksi senilai Rp27,87 triliun. Posisi tersebut menempati porsi sebesar 10,94% dari total kredit yang disalurkan Bank BTN hingga September 2020.
(E-1)
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved