Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia (BEI) mewajibkan perusahaan yang sahamnya tercatat di BEI untuk menyampaikan laporan keuangan secara berkala dan mengumumkannya ke publik.
Hal ini merupakan bagian dari transparansi perusahaan terbuka kepada pemegang saham publiknya.
Saat ini terdapat 814 total perusahaan tercatat di BEI , dimana 695 perusahaan diantaranya perusahaan yang mencatatkan saham dan wajib menyampaikan laporan keuangan.
Namun belum seluruhnya menyampaikan laporan keuangan seperti yang diwajibkan BEI.
Berikut daftar perusahaan tercatat hingga Tanggal 30 November 2020 belum menyampaikan laporan keuangan interim Per 30 September 2020 dan dikenakan peringatan tertulis I:
1. ARGO PT Argo Pantes Tbk.
2. ARMY PT Armidian Karyatama Tbk.
3. ARTA PT Arthavest Tbk.
4. ATIC PT Anabatic Technologies Tbk.
5. AYLS* PT Agro Yasa Lestari Tbk.
6. BBRM PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk.
7. BEEF PT Estika Tata Tiara Tbk.
8. BOSS PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk.
9. BTEL PT Bakrie Telecom Tbk.
10. CBMF PT Cahaya Bintang Medan Tbk.
11. CNKO PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.
12. COWL PT Cowell Development Tbk.
13. CPRI PT Capri Nusa Satu Properti Tbk.
14. DEAL PT Dewata Freight International Tbk.
15. ELTY PT Bakrieland Development Tbk.
16. ENVY PT Envy Technologies Indonesia Tbk.
17. EPAC PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.
18. ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk.
19. FINN PT First Indo American Leasing Tbk.
20. GOLL PT Golden Plantation Tbk
21. GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk.
22. HOMI PT Grand House Mulia Tbk
23. IATA PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk.
24. INDX PT Tanah Laut Tbk.
25. JGLE PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk.
26. JSKY PT Sky Energy Indonesia Tbk.
27. KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.
28. KPAL PT Steadfast Marine Tbk.
29. KRAH PT Grand Kartech Tbk.
30. LAND PT Trimitra Propertindo Tbk.
31. LRNA PT Eka Sari Lorena Transport Tbk.
32. MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk.
33. MDIA PT Intermedia Capital Tbk.
34. MDLN PT Modernland Realty Tbk.
35. MRAT PT Mustika Ratu Tbk.
36. MTRA PT Mitra Pemuda Tbk.
37. MYRX PT Hanson International Tbk.
38. NIPS PT Nipress Tbk.
39. NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk.
40. PLAS PT Polaris Investama Tbk.
41. POLU PT Golden Flower Tbk.
42. PRAS PT Prima Alloy Steel Universal Tbk.
43. PSAB PT J Resources Asia Pasifik Tbk.
44. RIMO PT Rimo International Lestari Tbk.
45. ROCK PT Rockfield Properti Indonesia Tbk.
46. SIMA PT Siwani Makmur Tbk.
47. SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. Tbk.
48. SUGI PT Sugih Energy Tbk.
49. TELE PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk.
50. TRAM PT Trada Alam Minera Tbk.
51. UNIT PT Nusantara Inti Corpora Tbk.
52. UNSP PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.
53. VIVA PT Visi Media Asia Tbk.
BEI bisa memberikan sanksi bagi perusahaan publik yang tidak menyampaikan laporan keuangan tepat waktu. (E-1)
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved