Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAK indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan pekan ini akan ditentukan respons investor terhadap perkembangan penyebaran covid-19 dan semakin dekatnya vaksin yang akan diberikan ke masyarakat.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,21% ke level 5.810,48 seiring dengan peningkatan kasus covid-19 dari dalam negeri. Selain juga memang terdapat sentimen jenuh beli akibat indeks sudah bergerak cukup tinggi dalam dua pekan terakhir.
Namun, sentimen covid-19 ini amat besar mempengaruhi. Terbukti pada awal pekan lalu saat tersiar berita Presiden Joko Widodo kecewa dengan penanganan covid 19 dan juga hoaks di salah satu situs berita bahwa Gubernur DKI menarik rem darurat, investor langsung bereaksi dan melepas saham miliknya hingga indeks turun 2,96%.
“Dari dalam negeri masih minim sentimen dari data perekonomian. Selain itu kian tingginya kasus covid-19 cukup mencemaskan investor,” kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper.
Di sisi lain, perkembangan terakhir menunjukan bahwa kehadiran vaksin sudah semakin dekat. Sehingga terjadi pertarungan antara pesisme covid dan optimisme vaksin.
Vaksin Pfi zer-BioNTech dengan efektivitas 95% telah disetujui Inggris untuk darurat untuk vaksinasi. Dosis pertama Pfi zer siap disuntikkan mulai pekan ini.
Selanjutnya, Bahrain menjadi negara kedua di dunia yang memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfi zer-BioNTech. Rusia juga sudah memulai program vaksinasi covid-19 produksi negara sendiri yaitu Sputnik V dengan klaim 95% efektif.
Pfizer dan BioNTech juga mulai melakukan pengajuan di Australia, Kanada, dan Jepang. Lembaga negara Health Canada mengatakan, persetujuan vaksin kemungkinan akan datang lebih awal pada kuartal pertama 2021.
Namun, tantangan dan ketidakpastian ke depan tentu masih ada, terkait durasi waktu memproduksi dan mendistribusi sepenuhnya hingga memvaksinasi.
Dewan Gubernur Bank Sentral AS The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa prospek perekonomian masih sangat tidak pasti dan sangat bergantung terhadap vaksin, yang saat ini dapat mengendalikan penyebaran virus.
“Setidaknya angin sepoisepoi dari vaksin masih akan memberikan harapan kepada pasar,” kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus.
Simalakama
Nico mengatakan ada dua hal dapat dicermati. Pertama, apakah kenaikan angka kasus covid-19 akan menyebabkan lockdown atau PSBB diperketat jilid 3. Dan kedua, bila tidak dilakukan lockdown dan membiarkan kondisi berjalan seperti biasa, akankah ekonomi akan tetap bertahan.
“Ini akan menjadi buah simalakama bagi pemerintah jalan mana pun yang akan diambil,” kata Nico.
Apabila lockdown kembali diberlakukan, yang ada hanya memberikan shocked therapy kepada pasar, namun tidak menyelesaikan masalah karena justru menimbulkan masalah baru bagi prospek perekonomian ke depan.
“Maka pengendalian merupakan kunci. Kunci bagi sektor kesehatan, namun juga kunci bagi sektor perekonomian. Apabila pengendalian sejauh ini tidak berfungsi, maka apakah penyebarannya kian massif atau sistem pengendaliannya yang salah. Berarti harus ada yang diperbaiki,” tandasnya. (E-1)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa, 27 Januari 2026, bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di zona merah.
Pasca penunjukan Thomas Aquinas Muliatna (AM) Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), pasar keuangan domestik menunjukkan respons positif.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 26 Januari 2026 Senin sore ditutup menguat di tengah potensi memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Senin (26/1) pagi. IHSG hari ini menguat 16,72 poin atau 0,19% ke level 8.967,73.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026, IHSG turun 1,37% ke level 8.951,010 dari posisi 9.075,406 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved