Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SURPLUS neraca pembayaran Indonesia (NPI) sebesar US$2,9 miliar diikuti juga surplus pada current account atau transaksi berjalan.
Setelah bertahun-tahun berada dalam posisi negatif, pada triwulan III 2020 transaksi berjalan Indonesia mencatatkan surplus US$1 miliar.
"Surplus NPI yang berlanjut tersebut didukung oleh surplus transaksi berjalan maupun transaksi modal dan finansial," uungkap irektur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko dalam keterangan resminya, Jumat (20/11).
Pada triwulan sebelumnya, tercatat defisit transaksi berjalan US$ 2,9 miliar atau 1,2% dari PDB.
Presiden Joko Widodo pada saat mengelar rapat terbatas awal tahun lalu sempat menyentil defisit transaksi berjalan sebagai persoalan struktural yang harus dipecahkan Indonesia. Dengan transaksi berjalan yang positif, itu bisa menandakan kemerdekaan Indonesia dari tekanan ekonomi. Oleh karena itu Presiden Jokowi meminta para duta besar untuk meningkatkan diplomasi ekonomi guna menggenjot ekspor dan meminta para menteri untuk membuat industri substitusi impor.
Namun demikian sejatinya surplus transaksi berjalan yang saat ini tidak didukung oleh penurunan impor yang berasal dari substisusi impor. Namun karena turunnya aktivitas perekonomian sehingga impor juga menurun.
"Surplus transaksi berjalan ditopang oleh surplus neraca barang seiring dengan perbaikan kinerja ekspor di tengah masih tertahannya kegiatan impor sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat," ungkap Onny
Sementara itu, defisit neraca jasa meningkat dipengaruhi oleh peningkatan defisit jasa perjalanan karena kunjungan wisatawan mancanegara yang masih rendah. Lalu, ada peningkatan defisit jasa lainnya seperti jasa telekomunikasi, komputer, dan informasi seiring peningkatan impor jasa untuk kebutuhan penunjang aktivitas masyarakat yang lebih banyak dilakukan secara daring selama pandemi COVID-19.
"Sedangkan defisit neraca pendapatan primer meningkat, terutama didorong oleh pembayaran imbal hasil atas investasi langsung yang meningkat," jelas Onny. (E-1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved