Kamis 19 November 2020, 08:00 WIB

Kemenperin Dorong Industri Masuk Rantai Nilai Global

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Kemenperin Dorong Industri Masuk Rantai Nilai Global

Antara/Sigid Kurniawan
Industri manufaktur Indonesia

 

KEMENTERIAN Perindustrian bertekad memperluas peran sektor industri di tanah air dalam rantai nilai global (global value chains) untuk meningkatkan daya saing manufaktur nasional.

Direktur Jenderal Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Dody Widodo menuturkan, upaya yang dilakukan pihaknya ialah, melalui penyederhanaan regulasi guna mempermudah pelaku usaha.

“Melalui langkah tersebut, sektor industri manufaktur kita diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga akan meningkatkan ekspor dari barang-barang hasil hilirisasi industri kita dalam rantai nilai global,” ujar Dody dalam keterangannya, Rabu (18/11).

Adanya penerapan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) atau Omnibus Law, diharapkan Doddy juga bisa meningkatkan ekspor produk hasil hilirisasi serta investasi di Indonesia.

"Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain yang terkait untuk meningkatkan sinergi mewujudkan ease of doing business (indeks kemudahan berbisnis) dan peningkatan daya saing,” tutur Dody.

Dirjen KPAII itu menjelaskan, dalam UU Ciptaker terdapat pasal-pasal yang terkait langsung dengan perindustrian. Pada pasal tersebut akan menjadi satu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dalam pelaksanaan UU Ciptaker pada sektor perindustrian yang akan mencakup lima hal.

Pertama, RPP tentang kemudahan untuk mendapatkan bahan baku atau bahan penolong untuk industri. Kedua, RPP tentang pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga penilaian kesesuaian. Ketiga, RPP tentang industri strategis. Keempat, RPP tentang pemberian perizinan berusaha untuk usaha industri. Terakhir, RPP tentang peran serta masyarakat dalam pembangunan industri.

“Nantinya, online single submission (OSS) versi terbaru yang akan dipertegas dalam omnibus law, diharapkan akan mengatasi beban administrasi yang berat dan tumpang tindih aturan,” imbuh Dody. (E-1)

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Produk UMKM Ingin Diekspor, Teten : Daya Saing Produk Ditingkatkan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:21 WIB
“Untuk memperbesar kapasitas UMKM agar berkontribusi dalam ekspor nasional, KemenKopUKM tahun ini akan mendorong UMKM masuk ke sektor...
Ilustrasi

PGN Kembangkan Digitalisasi untuk Optimalkan Usaha

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:18 WIB
Saat ini, PGN telah memiliki sistem informasi yang mengintegrasikan seluruh anak usaha sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas...
Ist

Produk Perawatan Kulit Ini Tebar Promo Belanja Online

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 22:35 WIB
Produk unggulan yang ditawarkan meliputi produk pemenang Glowpick Award...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya