Sabtu 14 November 2020, 09:30 WIB

Harapan Pemulihan Kembali Muncul, Wall Street Melonjak 399 Poin

Raja suhud | Ekonomi
Harapan Pemulihan Kembali Muncul, Wall Street Melonjak 399 Poin

AFP/Afal Angela Weiss
Wall Street tempat bursa efek Amerika berlokasi

 

Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menyusul penurunan di sesi sebelumnya, dengan S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi saat laporan laba positif membantu mendorong optimisme tentang ekonomi bersama dengan harapan untuk vaksin covid-19.
  
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 399,64 poin atau 1,37% menjadi ditutup di 29.479,81 poin. Indeks S&P 500 meningkat 48,14 poin atau 1,36%, menjadi berakhir di 3.585,15 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 119,70 poin atau 1,02%, menjadi 11.829,29 poin.
  
Semua 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan energi dan real estat ditutup masing-masing melonjak 3,81% dan 2,28%  memimpin kenaikan.
  
Setelah minggu perdagangan yang bergejolak di mana pasar terombang-ambing antara harapan dan ketakutan seputar virus, Cisco Systems Inc memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 setelah laporan kuartalannya menunjukkan lonjakan permintaan yang didorong oleh pekerjaan dari rumah.
  
Walt Disney Co juga naik seiring bisnis video streaming yang berkembang pesat, dan pemulihan sebagian di taman hiburannya mengurangi kerugian kuartalannya.
  
"Setidaknya untuk hari ini sepertinya sentimen mengenai potensi vaksin dikombinasikan dengan pengumuman laba yang sangat kuat dari sejumlah perusahaan membuat investor berharap ekonomi dapat terus pulih," kata Michael Arone, kepala strategi investasi di State Street Global Advisors, seperti dikutip Reuters.
  
Pedagang terus mempertimbangkan dampak ekonomi dari melonjaknya infeksi covid-19 di Amerika Serikat. Negara itu telah melaporkan kira-kira 10,7 juta kasus secara total dengan jumlah kematian akibat penyakit tersebut melebihi 243.000 pada Jumat sore (13/11/2020), menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
  
Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada Kamis (12/11/2020) memperingatkan bahwa lonjakan rekor kasus COVID-19 di seluruh negeri dapat menghambat pemulihan ekonomi baru-baru ini.
  
Indeks-indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah pada Kamis (12/11/2020) dengan Dow turun lebih dari 300 poin di tengah kekhawatiran
virus corona.
  
Di sisi data, Indeks Harga Produsen AS untuk permintaan akhir naik 0,3% pada Oktober, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (13/11/2020). Dengan dasar yang tidak disesuaikan, indeks permintaan akhir naik 0,5% untuk 12 bulan yang berakhir Oktober. (Ant/E-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Kementerian PUPR Anggarkan Rp21,69 Triliun untuk Subsidi Rumah

👤 M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 09:13 WIB
Kementerian PUPR menargetkan bantuan subsidi perumahan senilai Rp21,69 triliun untuk 380.376...
MI/Lilik Darmawan

Produk UMKM Ingin Diekspor, Teten : Daya Saing Produk Ditingkatkan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:21 WIB
“Untuk memperbesar kapasitas UMKM agar berkontribusi dalam ekspor nasional, KemenKopUKM tahun ini akan mendorong UMKM masuk ke sektor...
Ilustrasi

PGN Kembangkan Digitalisasi untuk Optimalkan Usaha

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:18 WIB
Saat ini, PGN telah memiliki sistem informasi yang mengintegrasikan seluruh anak usaha sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya