Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), salah satu anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE) telah berhasil menyelesaikan Seismik Laut 3D Area Ambar-CBU dengan Metode Ocean Bottom Node (OBN) seluas 215 km persegi pada 10 November lalu. Hal itu ditandai dengan selesainya pekerjaan onboard processing yang dilakukan di atas kapal.
Tantangan dalam pelaksanaan kegiatan seismik di tengah Pandemi COVID-19 ini cukup tinggi, sehingga diperlukan perencanaan dan mitigasi yang menyeluruh untuk dapat menyelesaikan proyek dengan kategori high risk sehingga dapat diselesaikan lebih cepat dari target.
Pelaksana pekerjaan dilakukan PT ELNUSA Tbk, yang dikerjakan oleh personil 100% Indonesia, projek ini selesai dalam 67 hari, dari target 70 hari dengan pencapaian 170.736 manhours tanpa Lost Time Incident (LTI).
"Kami bersyukur kegiatan seismik 3D di wilayah kerja SES telah selesai 3 hari lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan dan berjalan aman tanpa kecelakaan kerja", ujar Medy Kurniawan, Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi dalam keterangannya.
Lebih lanjut Medy mengungkapkan harapannya agar Seismik 3D OBN Ambar ini bisa memberikan breaktrough penemuan Big Fish di luar area mature field sehingga Pertamina dapat terus mendukung peningkatan produksi dan cadangan migas nasional.
Area Ambar berada di perairan Lampung, 150 km di utara Jakarta, dengan perjalanan 7-12 jam menggunakan kapal. Secara geografis, lokasi ini berada di area perairan terbuka dimana cuaca sangat berperan dalam menentukan kelancaran operasi. Pekerjaan seismik ini melibatkan 7 buah kapal, dengan jumlah crew sekitar 215 orang.
Pelaksanaan survey Seismik 3D OBN Ambar merupakan salah satu pemenuhan Komitmen Pasti Eksplorasi PHE OSES tahun ke-2.
PHE OSES memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan Kementerian ESDM, SKK Migas, Elnusa, dan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Lampung dan Jakarta sehingga kegiatan survey seismik ini dapat terselesaikan dengan baik.(E-1)
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved