Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) tengah membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak untuk persiapan operasional Wilayah Kerja (WK) Rokan. Termasuk, untuk penyediaan listrik dan uap.
Dalam hal ini, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah menyampaikan penawaran awal kepada Pertamina terkait penyediaan listrik dan uap di WK Rokan. Blok migas yang sebelumnya dikelola Chevron Pacifin Indonesia (CPI), bakal resmi beroperasi pada 9 Agustus 2021 di bawah pengelolaan Pertamina.
Baca juga: Kelola Blok Rokan 2021, Pertamina Ciptakan Manfaat Ganda
"PLN bersama Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan melakukan pembahasan intensif terkait supply listrik dan uap dalam waktu dekat. Pertamina menyambut baik keinginan PLN," ujar SVP Corporate Communication & Investor Relation Pertamina Agus Suprijanto dalam keterangan resmi, Kamis (29/10).
Perseroan dikatakannya telah menyampaikan tanggapan dan menunggu proposal lanjutan dari BUMN listrik tersebut. Agus berharap pembahasan Perjanjian Jual Beli Listrik dan Uap dengan PLN dapat berjalan lancar. Sehingga, penandatangan bisa dilakukan pada November mendatang.
"Sinergi BUMN energi tidak hanya meningkatkan portofolio kinerja operasi, namun juga diharapkan mendorong proyek pengembangan strategis pemerintah," imbuh Agus.
Baca juga: Jadi Perempuan Paling Berpengaruh, Ini Kata Bos Pertamina
Dalam operasional WK Rokan, Pertamina membutuhkan suplai listrik dan uap untuk memproduksi minyak yang saat ini mencapai 170.000 barel minyak per hari (bph). Besaran itu sekitar 25% dari total produksi minyak nasional.
Saat ini, WK Rokan mendapat suplai listrik dan uap dari integrated power system yang meliputi fasilitas utama tiga power generation. Rinciannya, Minas Gas Turbine, Central Duri Gas dan North Duri Cogen.(OL-11)
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
TIM Opsnal Polsek Palu Barat mengungkap kasus pencurian besi bracing tower milik PT PLN (Persero) ULTG Palu di sepanjang Span Silae, Kabupaten Donggala.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatra Bagian Utara memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
RENCANA Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW).
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Keberhasilan pengeboran dan uji produksi awal sumur Gemah-81 milik PetroChina International Jabung dinilai menjadi kontribusi nyata sektor hulu migas.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved