Rabu 28 Oktober 2020, 13:37 WIB

Kuartal III-2020, Bank Perbaiki Kualitas Aset

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Kuartal III-2020, Bank Perbaiki Kualitas Aset

MI/Agus Mulyawan
Customer service memberikan penjelasan kepada nasabah Bank Danamon tentang kelebihan produk asuransi Manulife, di Gedung Danamon, Jakarta.

 


PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) pada kuartal III 2020 sebesar Rp632 miliar. Pertumbuhan ini menjadikan total NPAT bank untuk sembilan bulan pertama tahun 2020 menjadi Rp1,48 triliun.

Pendapatan operasional bank sebelum provisi (PPOP) naik 9% dibandingkan setahun yang lalu. Pertumbuhan laba pada kuartal ketiga ini didukung oleh pendapatan nonbunga dan perbaikan kualitas aset.

“Pada kuartal ketiga tahun 2020, kinerja keuangan kami menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini mengarisbawahi kemampuan bank untuk menghadapi iklim usaha yang menantang di 2020. Selain pertumbuhan pada laba kuartalan, kami juga mampu mengelola NPL serta menyediakan biaya pencadangan yang lebih kuat,” kata Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki melalui rilis yang diterima, Rabu (28/10).

Kolaborasi yang kuat dengan MUFG Bank, membuat kredit kepada segmen Enterprise Banking terus berekspansi dengan pertumbuhan sebesar 26% dibandingkan setahun yang lalu.

Kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial dan Institusi Keuangan atau EB & FI naik 26% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp53,1 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh kolaborasi dengan MUFG.

Segmen Perbankan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kredit kepada segmen Consumer masing-masing berada pada Rp25,8 triliun dan Rp11,6 triliun pada akhir September 2020.

Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance mencatat pembiayaan total sebesar Rp45,7 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini, di tengah perlambatan pada industri otomotif. Total portofolio kredit dan trade finance tercatat sebesar Rp137,9 triliun pada akhir September 2020.

Bank Danamon menjaga penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kualitas aset melalui pelaksanaan prosedur penilaian risiko, serta proses collection dan recovery kredit yang disiplin.

Sebagai hasilnya, rasio kredit bermasalah atau NPL pada akhir semester pertama 2020 tercatat membaik di posisi 3,2% pada akhir kuartal III 2020. Biaya kredit atau Cost of Credit juga membaik 54% secara kuartalan. (E-3)

Baca Juga

Antara/Kornelis Kaha

Truk ODOL Tambah Beban Biaya Pemeliharaan Jalan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:01 WIB
Keberadaan truk over dimension over load (ODOL) juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pemerintah pun menargetkan Indonesia zero...
ANTARA/Puspa Perwitasari

Penanganan Pandemi & Pemulihan Ekonomi Mulai Menunjukkan Hasil

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:00 WIB
Sinyal positif sudah kita lihat. Laporan per hari ini, kasus aktif covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata...
MI/Susanto

BI: Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 03 Desember 2020, 13:46 WIB
Tekanan nilai tukar rupiah dari dolar AS juga menurun dengan proyeksi indeks dolar AS menjadi 89,4 di 2021 dari sebelumnya 92,4 per...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya