Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkenalkan program kredit melawan rentenir dalam acara Bulan Inklusi Keuangan (BI) 2020.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan sebanyak 19 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sudah menerapkan program ini.
Tirta mengatakan bahwa usaha kecil dan mikro cenderung memilih jasa renternir disebabkan pembiayaan yang cepat. Namun, masyarakat juga menyadari bahwa rentenir memiliki bunga yang terlalu mahal untuk urusan kredit dan pembiayaan ini.
Untuk itu, OJK mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar memberikan pinjaman kredit berdasarkan tiga generic model.
"Pertama, kreditnya harus cepat, anytime bisa diakses. Kedua, murah. Yang ketiga, ini lebih seru, yaitu cepat dan murah. Ini yang harus dilakukan untuk melawan rentenir," ujarnya.
Dari target awal sebesar Rp2,8 triliun, realisasi kredit yang diajukan oleh para pelaku usaha kecil dan mikro ini telah mencapai Rp10 triliun.
Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Kristiantri Puji Rahayu menambahkan tiga generic model itu bertujuan untuk mengambil market share yang selama ini dimanfaatkan oleh rentenir kepada masyarakat, khususnya masyarakat daerah.
"Kami memahami kekuatan ekonomi satu dan daerah lain berbeda-beda. Namun, poinnya kita harus mampu mengambil market share yang selama ini diambil rentenir. Rentenir itu bunganya sangat tinggi, tapi sangat cepat sehingga ketika daerah belum bisa memberikan subsidi bunga, harus bisa cepat," pungkas Puji.
Dalam kesempatan itu, Tirta memaparkan selama BIK tercatat pembukaan rekening baru sebanyak 643.057. Ini juga melebihi target awal sebesar 500 ribu rekening baru.
Realisasi yang melebihi target tersebut menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan mulai meningkat. (Des/Ant/E-1)
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved