Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi mulai Senin (12/10) dinilai menjadi kabar baik bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Hal itu diungkapkan Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah. Ia mengatakan dengan begitu dunia usaha akan mulai beroperasi secara normal namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di Zona Hijau
"Kalau memang Gubernur DKI Jakarta melonggarkan kembali PSBB yang artinya mengizinkan dunia usaha beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan, misal restoran dan mall bisa buka secara normal. Saya kira pasar akan meresponse positif," kata Piter saat dihubungi, Minggu (11/10).
Dengan kebijakan Pemprov tersebut IHSG diperkirakan akan tumbuh positif pada pembukaan Senin (12/10). "Ada peluang penguatan IHSG besok dengan asumsi tidak ada sentimen negatif lain yang terjadi di global atau domestik," ujar Piter.
Senada, Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, menyambut positif kabar tersebut. Menurutnya PSBB kedua di DKI tersebut tidak berjalan dengan mulus untuk menekan angka covid-19.
"Ini sinyal positif, PSBB total di DKI Jakarta tidak terlalu efektif menekan angka kasus baru Covid-19 dan sebaiknya dihentikan," tuturnya.
Faktor lainnya yang mempengaruhi IHSG yakni seluruh dunia termasuk Indonesia masih menghadapi peningkatan kasus covid 19. Beberapa Negara menghadapi ancaman gelombang kedua menjelang musim digin.
"Namun karena ada faktor luar, IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5,001 sampai 4,881 dan resistance di level 5,099 sampai 5,187," jelasnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki PSBB Masa Transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, 12-25 Oktober 2020. (Iam/A-1)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved