Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menjalani karir selama 32 tahun bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Royke Tumilaar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Keputusan ini tercantum dalam RUPSLB Bank BNI pada Rabu (2/9) ini. Royke menyebut dirinya merasa terhormat ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank BNI. Sebab, Bank BNI memiliki sejarah panjang di Indonesia.
"Ini adalah tugas dan amanah dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN. Saya ditugaskan untuk memimpin bank yang punya sejarah panjang dan ini membanggakan," ungkap Royke dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/9).
Baca juga: Pegawai BNI Serahkan Rp10 Miliar untuk Tangani Covid-19
Royke menilai penempatan beberapa direksi baru juga menjadi hal penting. Dia berharap dengan adanya manajemen baru, Bank BNI lebih solid, kompak dan memberikan sinergi baru. Sehingga dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham.
"Intinya kita satu suara untuk membawa Bank BNI lebih baik ke depan," pungkas Royke.
Pengalaman berkarir di Bank Mandiri selama 32 tahun, lanjut Royke, dapat membawa transformasi di Bank BNI. Dia mengungkapkan para pemegang saham telah menugaskan dirinya untuk meningkatkan kinerja perseroan.
Baca juga: Bank Indonesia Yakin Ekonomi RI Tembus 4,8-5,8% Pada 2021
"Dari pemegang saham ingin adanya perubahan dengan tingkat ekspektasi tertentu. Supaya bisa menjadi bank kebanggan dalam transaksi luar negeri dan inovasi funding line, yang jadi kekuatan Bank BNI selama ini," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, dia berharap Bank BNI dan Bank Mandiri dapat menjalin kerja sama untuk mendukung program pemerintah. Khususnya dalam masa pandemi covid-19.
"Kita jangan jadi kompetitor, tapi jadi partner untuk membangun Indonesia di masa pandemi. Baik BNI maupun Mandiri punya tugas berat untuk membantu pemulihan ekonomi nasional," kata Royke.(OL-11)
Capaian tersebut dinilai mencerminkan daya saing positif BNI sebagai bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di tengah kompetisi industri perbankan nasional.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kinerja keuangan yang solid di sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan kredit mencapai 15,9% secara tahunan.
Saham PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai mencetak kinerja paling resisten dibandingkan bank besar lainnya di tengah kondisi pasar keuangan yang menantang sepanjang 2025.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
ICXA merupakan ajang internasional yang memberikan apresiasi kepada organisasi dengan praktik terbaik dalam pengelolaan customer experience.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung langkah pebalap nasional Sean Gelael yang membuka persiapan musim balap 2026 dengan tampil di ajang Asian Le Mans Series (ALMS) 2025/26.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved