Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi senior Josua Pardede mengatakan bahwa penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebanyak 4% ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi domestik, mengingat ekspektasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 diperkirakan mengalami kontraksi cukup signifikan.
Penurunan tersebut menjadikan besaran suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7 days repo rate (7DRR) saat ini di posisi terendah yang pernah terjadi di Indonesia. Pelonggaran kebijakan moneter tersebut diperkirakan akan mendorong stimulus bagi demand side perekonomian, yakni konsumsi rumah tangga dan investasi.
“Selain itu, dari sisi produksi, penurunan suku bunga acuan BI juga akan mendukung pemulihan permintaan kredit yang masih dalam tren menurun pada kuartal II tahun ini,” ungkapnya kepada Media Indonesia, kemarin. *Josua mengatakan penurunan suku bunga acuan yang diharapkan bertransmisi ke suku bunga kredit diharapkan akan mengurangi beban perusahaan/sektor usaha.
Kombinasi percepatan belanja stimulus fiskal dan pelonggaran kebijakan moneter BI diperkirakan akan dapat mendorong pemulihan ekonomi pada kuartal III 2020 sehingga mengurangi potensi resesi ekonomi. “Penurunan suku bunga acuan BI pada RDG bulan ini mempertimbangkan stabilitas perekonomian,” sambung Josua.
Perbankan menyambut positif penurunan suku bunga acuan BI tersebut. Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan langkah tersebut menjadi kebijakan moneter yang tepat untuk mendukung langkah pemulihan ekonomi domestik atas dampak pandemi covid-19.
“Bank Mandiri melihat penurunan suku bunga acuan ini merupakan inisiatif otoritas kebijakan moneter yang tepat untuk mendukung langkah pemulihan ekonomi domestik dari dampak pandemi covid-19,” ungkapnya. (Des/E-3)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved