Senin 13 Juli 2020, 05:15 WIB

Mendag Dorong Pengusaha Maksimalkan IA-CEPA

(Hld/E-2) | Ekonomi
Mendag Dorong Pengusaha Maksimalkan IA-CEPA

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

 

MENTERI Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pelaku usaha di Indonesia harus memaksimalkan manfaat Perjanjian Kemitraan Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) yang telah berlaku sejak 5 Juli 2020.

"IA-CEPA sudah berlaku sejak 5 Juli 2020. Para pelaku usaha dapat memanfaatkan cakupan IA-CEPA yang komprehensif, seperti penghapusan tarif bea masuk perdagangan barang, kesempatan yang luas di perdagangan jasa, program-program pengembangan sumber daya manusia, dan peluang investasi kedua negara. Semua ini diharapkan akan membentuk Indonesia sebagai Economic Powerhouse di kawasan," ujar Agus dalam keterangan resminya, kemarin.

Dijelaskannya, IA-CEPA memiliki cakupan komitmen yang komprehensif, meliputi perdagangan barang, perdagangan jasa, penanaman modal, dan kerja sama ekonomi. Cakupan tersebut memberi berbagai manfaat bagi perekonomian Indonesia.

Pertama, akses barang dan jasa. Pada perdagangan barang, IA-CEPA memberi kemudahan tarif bea masuk. Australia mengeliminasi 100% atau semua pos tarifnya (6.474 pos tarif) menjadi 0%. Sementara itu, Indonesia mengeliminasi 94,6% dari seluruh total pos tarif.

Dalam perdagangan jasa, IA-CEPA memfasilitasi perpindahan orang perseorangan juga pengakuan atas jasa-jasa profesional Indonesia. Dalam hal investasi yang bersifat jangka panjang, IA-CEPA juga mendorong masuknya investasi Australia ke Indonesia.

Saat ini tingkat tabungan di dalam negeri tidak mencukupi kebutuhan investasi. Karena itu, Indonesia membutuhkan investasi dari negara-negara lain. Selain itu, juga Australia melalui IA-CEPA telah menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Indonesia.

IA-CEPA juga mengatur percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Melalui IA-CEPA, Indonesia mendapatkan program-program kerja sama ekonomi yang membawa kapasitas SDM Indonesia menjadi lebih ahli, terampil, dan sesuai dengan kebutuhan industri. (Hld/E-2)

Baca Juga

MI/INSI NANTIKA JELITA

5 Provinsi Berhasil Hentaskan dari Desa Tertinggal dan sangat Tertinggal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 17:36 WIB
"Harapan kita di 2023 makin banyak lagi provinsi-provinsi yang bisa dientaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal," ujar...
Dok. Wahyoo

Wahyoo Rayakan Ulang Tahun Kelima dengan Harumakna untuk Pelaku UMKM Kuliner

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 17:33 WIB
Dalam acara itu, Wahyoo memberikan apresiasi kepada mitra Wahyoo dengan mempromosikan bisnis mereka melalui media sosal Wahyoo menggunakan...
AFP

Nielsen Catat Belanja Iklan Semester I 2022 Tembus Rp135 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 17:27 WIB
Selama semester I 2022, kategori layanan online menjadi pembelanja terbesar, dengan total belanja iklan hingga 69% atau sebesar Rp28,5...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya