Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak kembali menyediakan kebutuhan semen beku. Penyiapan ini diperuntukkan bagi kegiatan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Tahap Dua yang bertujuan memenuhi kebutuhan semen beku di masing-masing provinsi.
Kebutuhan semen beku untuk tahap dua ini, dialokasikan dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang yang merupakan UPT Ditjen PKH sebagai produsen semen beku. Keduanya dinilai sangat berpengalaman dalam penyediaan kebutuhan semen beku tersebut.
"Kebutuhan tersebut tetap berasal dari pejantan yang telah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) sebagai jaminan kualitas bahwa semen tersebut telah memenuhi persyaratan sesuai dengan SNI," kata Dirjen PKH, I Ketut Diarmita (2/7).
Baca Juga: Kementan: Pandemi tak Halangi Capaian Program Sikomandan
Penandatanganan penyediaan semen beku tersebut sebelumnya dilaksanakan di BIB Lembang tanggal 12 Juni 2020 lalu antara PPK penyediaan semen beku Ditjen PKH dengan Kepala BIB Lembang. Setelah itu, tanggal 24 Juni 2020 antara PPK penyediaan semen beku Ditjen PKH dengan Plt. Kepala BBIB Singosari.
Kebutuhan semen beku tahap dua ini direncanakan berakhir pada Agustus 2020 dengan rincian dari BBIB Singosari 460.950 dosis dan BIB Lembang 553.100 dosis. Dari jumlah tersebut, rumpun sapi Simental dan Limousin tetap menjadi favorit dalam penyediaannya.
"Selain itu, direncanakan juga akan dimulai penyebaran semen beku Belgian Blue, Wagyu, dan Galician Blonde ke beberapa lokasi yang telah memenuhi kriteria tertentu," tuturnya.
Baca Juga: Sikomandan, Jurus Jitu Kementan untuk Tingkatkan Populasi Sapi
Sebagai catatan, semen beku adalah semen yang diencerkan sesuai prosedur proses produksi sehingga menjadi semen beku dan disimpan dalam kontainer kriogenik berisi nitrogen cair pada suhu -196 derajat celcius. Ketika akan digunakan untuk inseminasi buatan, semen beku tersebut dicairkan dengan air hangat 37-38 derajat celcius selama 15-30 detik atau bisa disebut proses thawing.
Sebelumnya, penyediaan semen beku Sikomandan tahap satu dilaksanakan pada Maret sampai Mei 2020. Penyediaannya berasal dari beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) penghasil semen beku.
Di antaranya, Balai Inseminasi Buatan (BIB), Lembang, Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, BIBD Tuah Sakato, BIBD Riau, BIBD Bengkulu, BIBD Ungaran, BIBD Kalimantan Selatan, BIBD Bali, BIBD NTB, BIBD Yogyakarta, BIBD Ciamis dan BIBD Sulawesi Selatan. (RO/OL-10)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
Baznas menilai Banyuwangi sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan program pemberdayaan.
Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pengembangan Balai Ternak karena memiliki potensi besar dalam bidang peternakan domba.
Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba.
Program Balai Ternak merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memberdayakan ekonomi mustahik melalui pengelolaan ternak secara komunal.
JELANG perayaan Idulfitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal di seluruh Indonesia.
Kementan distribusikan obat dan vitamin untuk ternak yang selamat dari banjir Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved