Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pendapatan konsolidasi kuartal 1/2020 sebesar Rp34,19 triliun. Angka ini termasuk turun bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2019 dengan pendapatan mencapai Rp34,84 triliun.
Menurut Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah pihaknya berupaya untuk memprioritaskan lini bisnis yang memiliki pertumbuhan yang baik.
“Kami memprioritaskan lini bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan yang baik, disertai upaya-upaya untuk memperoleh pendapatan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan margin profitabilitas dan menjaga pertumbuhan kinerja Perseroan yang sustainable ke depan.” kata Ririek melalui keterangan resmi, Selasa (30/6).
Ririek menambahkan Telkom memiliki portfolio bisnis yang beragam, sehingga tidak terlalu bergantung pada salah satu segmen bisnis. Jika terjadi pelemahan di salah satu segmen, akan diimbangi dengan pertumbuhan di segmen lainnya.
Adapun untuk pendapatan Q1 2020 dikontribusikan oleh Digital Business Telkomsel dan fixed broadband IndiHome sebagai mesin pertumbuhan Perseroan yang mencatatkan pertumbuhan masing-masing 16,3% dan 19,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Dia mengatakan kedua lini bisnis ini diharapkan dapat menjadi andalan bagi pertumbuhan bisnis perusahaan di masa depan.
Meski dalam kondisi persaingan yang ketat di industri telekomunikasi, sambungnya, Telkom tetap membangun infrastruktur broadband baik untuk mobile maupun fixed line yang bertujuan menjamin pertumbuhan bisnis di masa depan. Hal ini ditunjukkan dari nilai penyerapan belanja modal Perseroan di kuartal 1/2020 sebesar Rp3,7 triliun. Selain membangun infrastruktur broadband (digital connectivity), TelkomGroup secara intensif terus mengembangkan digital platform dan digital service sebagai value added dari core competency perusahaan agar terus tumbuh dan berkembang.
Memasuki awal tahun 2020, dunia menghadapi pandemi yang mempengaruhi kondisi ekonomi makro dan berdampak pada bisnis secara umum. Menurut Ririek, kondisi pandemi saat ini telah mengubah gaya hidup masyarakat yang ditandai dengan peningkatan adopsi digital sebagai solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, seperti untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah ataupun berbelanja kebutuhan sehari-hari.
“Pada kondisi seperti ini, inovasi digital mengambil peran penting bagi masyarakat. Terdapat ruang untuk akselerasi digital, sehingga peran Telkom sebagai operator dan enabler menjadi semakin penting. Hal ini menjadikan peluang bagi Telkom untuk tetap berinvestasi guna meningkatkan performansi perusahaan,” tutupnya. (E-3)
Melalui program tanggung jawab sosial (CSR) 'Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati' pada momen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (nataru) 2025/2026.
OPERATOR seluler memastikan momen kebersamaan digital masyarakat tidak terganggu oleh lonjakan trafik data yang luar biasa, saat Natal 2025 dan Tahun baru 2026 (Nataru).
Telkomsel memberikan bantuan kepada korban bencana alam melalui Paket Siaga Peduli.
Paket Siaga Peduli Telkomsel adalah program khusus yang dirancang untuk membantu pelanggan Telkomsel yang terdampak bencana alam.
Telkomsel menawarkan Paket Siaga Peduli bagi para pelanggan yang berada di wilayah terdampak bencana.
Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono kemarin menyampaikan rasa yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved