Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meng ingatkan jajarannya un tuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap ketersediaan bahan pokok. Presiden meminta potensi kekeringan bisa diantisipasi sehingga dampaknya terhadap kebutuhan pangan teratasi. "Berdasarkan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klima tologi, dan Geofisika), 30% wi layah-wilayah yang masuk zona musim ke depan akan mengalami kemarau yang lebih kering dari biasanya.
Oleh sebab itu, antisipasi, mitigasi, harus betul-betul disiapkan sehingga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan tidak terganggu," kata Presiden saat memimpin rapat terbatas secara virtual bertopik Antisipasi Dampak Kekering an terhadap Ketersediaan Bahan Pangan Pokok di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
Potensi terjadinya krisis pa ngan dunia yang disampaikan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) beberapa kali telah disinggung Jokowi. Untuk mengantisipasi krisis dampak kekeringan terhadap krisis pangan, Jokowi menekankan sejumlah hal.
Pertama, ketersediaan air di daerah-daerah pertanian merupakan kunci. Untuk itu, ia meminta jajarannya mempersiapkan berbagai upaya untuk menyimpan air. "Ini harus disiapkan dari se karang, mulai penyimpanan air hujan kemudian memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya, ini penting," ujarnya.
Kedua, percepatan musim tanam dengan memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini. Jokowi menekankan agar petani harus tetap berproduksi dengan menerapkan protokol kesehatan. "Ketersediaan sarana-sarana produksi pertanian, baik yang berkaitan dengan bibit, maupun pupuk, harus betulbetul ada dan harganya terjangkau. Kemudian kemarin juga sudah dibicarakan mengenai stimulus ekonomi untuk petani, ini agar nanti juga dipertajam lagi," ucapnya.
Terkait antisipasi kemarau itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlang gaHartarto mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan lumbung padi baru di Kalimantan untuk menjaga ketersediaan pangan meski diprediksi akan terjadi kemarau yang lebih kering pada 2020. "Bapak Presiden mengarahkan untuk konsentrasi melihat lumbung padi baru di lahan yang dulu pernah disiapkan, yaitu di Kalimantan dan pernah dipersiapkan," kata Airlangga. (Dhk/Mir/Ant/E-3)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved