Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAANDEMI virus korona atau Covid-19 yang telah menyebar di berbagai belahan dunia harus disikapi dengan cepat dan efektif. Tidak semata dalam hal penanganan masalah kesehatan namun juga terkait dengan penyediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak.
Sehubungan dengan urusan pangan, sejak awal kemunculan pandemi Coid-19, pemerintah telah menyiapkan serangkaian program penanganan dengan cepat baik dari sisi distribusi maupun ketersediaannya.
Salah satu kebijakan strategis yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP), yaitu mendorong penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) terutama saat menghadapi pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, mengatakan CPPD memiliki peran strategis sebagai antisipasi untuk menanggulangi keadaan darurat, kekurangan pangan, kerawanan pangan, bencana alam dan sosial serta untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
"Di tengah pandemi Covid-19 ini, keberadaan CPPD sangat urgen dimiliki pemerintah daerah. Bila Pemda memiliki CPPD yang cukup, tentu sangat membantu kesiapan pangan daerah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," ujar Agung.
Menguatkan stok CPPD merupakan salah satu langkah tepat dan strategis yang dapat dilakukan oleh setiap pemerintah daerah. Sebagaimana yang telah dilakukan Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, keberadaan CPPD telah memberikan dampak positif dan langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Terkait dengan kehadiran peran pemerintah daerah pada masa pandemi, Kabupaten Murung Raya menjadi salah satu daerah yang memiliki komitmen kuat dalam menjamin ketahanan pangan masyarakatnya.
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ferdinan Wijaya, Pemkab melalui kebijakan Bupati Murung Raya Pardie M. Yoseph telah melakukan refocusing APBD sebesar Rp 6,6 miliar untuk penyediaan stok cadangan pangan daerah. Penyediaan tersebut akan digunakan sebagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid19.
"Wujud bantuan yang diberikan tidak semata berupa beras namun juga ditambah dengan kebutuhan pokok lain seperti gula dan minyak goreng," ungkap Ferdinan.
Dia pun menambahkan, anggaran tersebut dialokasikan untuk 336,5 ton beras premium, 67,3 ton gula dan 67 ribu liter minyak goreng. Hingga saat ini sudah ada 6.300 paket bantuan yang telah disalurkan dari total 67,3 ribu paket yang akan disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya kepada warga.
Ferdinan juga memastikan bahwa penyaluran bantuan ini akan terus dilakukan berkesinambungan hingga kondisi pulih seperti sedia kala. CPPD akan disalurkan kepada warga terdampak Covid-19 yang tersebar di 116 desa dan 9 kelurahan di 10 kecamatan yang ada di Kab Murung Raya.
Serangkaian bantuan yang telah diberikan pemerintah sangat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat. Seperti yang dirasakan seorang warga penerima bantuan bernama Rusli. "Penyaluran bahan pangan di saat korona ini benar-benar menolong kami yang sulit secara ekonomi," ujar Ferdinan.
Langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintahan Kabupaten Murung Raya merupakan wujud implementasi pelaksanaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah sebagaimana diamanatkan oleh UU Pangan 18/2012 dan PP 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi serta tindaklanjut nyata atas Inmendagri nomor 2/2020 tentang Menjaga Ketahanan Pangan Nasional saat tanggap darurat Covid-19. (OL-09)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Anggota DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah, menggelar rangkaian kegiatan tebus murah bertajuk PANsar Ramadhan di Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved