Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Adhi Commuter Properti bersiap untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) di kuatal II-2020. Untuk itu, perusahaan pun meningkatkan target penjualan dan memperbanyak portofolio produk properti high rise building serta landed-house berbasis Transit Oriented Development (TOD).
"Untuk undewriter bentar lagi finalisasi, jadi kemungkinan kita ada 9 underwriter. Sekarang dalam prosea finalisasi mungkin akhir bulan ini sudah final. Kenapa Q2 ? karena kami optimis dengan pasar ke depan. Semua sudah realisasi tinggal tunggu undewriter ya, swasta juga kita undang," ujar Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM ACP Mochamad Yusuf, di Jakarta (18/2).
Ia menjelaskan, rencana IPO perusahaan sudah ada sejak 2019 lalu. Akan tetapi karena kondisi pasar belum memungkinkan sehingga ACP menunda realisasinya ke tahun ini.
Adapun, dana IPO yang ditargetkan mencapai Rp2,5 triliun. Sekitar 80% IPO akan digunakan menambah belanja modal (capex) 2020 yang ditargetkan mencapai Rp3,5 triliun.
Baca juga : Lepas 2 Miliar Saham, Diamond Land Resmi Melantai di BEI
"Jadi kita punya kas internal Rp500 miliar sampai triwulan 1. Kemudian kita rencana menerbitkan surat utang Rp1 triliun ful. Jadi total (capex) Rp3,5 triliun akan terpenuhi dari IPO, surat utang dan juga internal," imbuhnya.
Lebih lanjut, total capex Rp3,5 trilun tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek properti berbasis TOD di tahun ini. Saat ini, perusahaan sedang menggarap 12 proyek dan akan ditambah 6 proyek baru .
"Dengan menargetkan 6 proyek pengembangan Iahan baru di kawasan Tangerang, Bogor, hingga Depok, dan juga didukung dengan Iangkah kami untuk memulai IPO di tahun ini, kami bisa mendapatkan kinerja yang Iebih bagus lagi di akhir tahun nanti," katanya.
Dia menambahkan, seiring dengan optimisme dalam meningkatkan performa pada 2020 yang didukung perolehan atas bank tanah sekitar 180 Ha di tahun lalu, hingga seat ini ACP akan mengembangkan kawasan dengan total luas lahan sekitar 600 Ha.
Perusahaan saat ini sedang menjalankan 12 proyek yang berada di sepanjang jalur KRL Jabodebek dan TransJakarta. (OL-7)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (shares buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analis Goldman Sachs Group menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight seiring meningkatnya kekhawatiran terkait kelayakan investasi yang disorot MSCI.
BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan atau trading halt pada Kamis, 29 Januari 2026, menyusul penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
Masuknya aliran dana asing ke saham ini mengindikasikan adanya sentimen spesifik yang membuat emiten ini tetap dilirik di tengah volatilitas pasar.
Trading halt adalah pembekuan sementara perdagangan saham. Simak penyebab, mekanisme circuit breaker, dan aturan terbaru BEI 2026 di sini.
Sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved