Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI garam di Indonesia kerap mengalami kesulitan dalam mendistribusikan hasil panen.
Minimnya infrastruktur jalan dari lokasi tambak ke pasar menjadi alasan utama.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan para petani seringkali merogoh kocek tinggi hanya untuk mengirim garam-garam yang diproduksi.
"Ongkos angkut bisa lima kali lipat dari harga garam itu sendiri. Garam hanya Rp200 per kg, ongkosnya sampai Rp1.200 per kg," ujar Edhy di Jakarta, Rabu (4/12).
Melihat kondisi itu, dia pun meminta bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun infrastruktur jalan yang menghubungkan kota besar dengan lokasi tambak.
Baca juga : Menteri Edhy Berusaha Tekan Impor Garam
"Tidak harus jalan besar. Tidak harus aspal yang tebalnya bermili-mili. Setidaknya jalan itu bisa dilalui kendaraan pick up," tuturnya.
Adapun, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengakui pihaknya selama ini memang kesulitan melakukan komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Selama ini kami hanya membangun dan merevitalisasi tambak serta pembangunan permukiman nelayan," ucap dia.
Selama lima tahun terakhir, Kementeriann PU-Pera telah membangun 410.000 tambak garam dan merehabilitasi 3.740 tambak garam di sleuruh Indonesia. (OL-7)
Harga garam di tingkat petani melonjak dari sebelumnya Rp1.200 per kilogram meningkat menjadi Rp2.600 per kilogram.
Kontribusi Jatim belum berbanding lurus dengan kesejahteraan petambak dan pembudidaya. Ketiadaan HPP untuk garam dan ikan membuat harga sangat fluktuatif.
Garam memiliki potensi nilai tambah yang jauh lebih besar dari sekadar bahan konsumsi rumah tangga. Garam dapat dikembangkan jadi bahan baku kosmetika, farmasi, industri, dan baterai.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membuka keran impor untuk sejumlah komoditas strategis, beras, jagung, gula konsumsi, dan garam.
Dokter jelaskan alasan bayi di bawah 1 tahun tak boleh diberi garam, gula, atau madu. Simak penjelasan medis dan pilihan makanan aman.
Ia menekankan pentingnya kombinasi antara investasi teknologi, pembangunan infrastruktur, regulasi yang berpihak pada petambak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved