Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara (persro) Tbk (BTN) tengah mengerahkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga akhir 2019 ini.
Direktur Consumer Banking BTN, Budi Satria, menyampaikan BTN tengah berupaya mendorong lewat KPR untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan KPR non-subsidi.
“BTN juga sudah memiliki program KPR untuk MBR sendiri, kita sebut dengan KPR BTN MBR. Program ini skemanya sama persis dengan yang subsidi, yang membedakan hanya bunganya sebesar 7%. Kalau yang pemerintahkan 5%. Jadinya kita optimis karena sudah siap dengan program akternatifnya,” terang Budi di sela-sela acara Genjot Dana Ritel, Bank BTN Tawarkan Program Kemilau Emas ke Nasabah Tajir, di Jakarta, Kamis (31/10).
Ia meneruskan, ketika pasar masih ada subsidi maka masyarakat akan mengambil program KPR Subsidi tersebut. Namun, saat budget sudah habis maka alternatif pembiayaan yang akan dipilih. BTN tetap mengantisipasi untuk meminimalisasi suku bunga agar terjangkau bagi MBR.
BTN pun turut mendorong KPR nonsubsidi meskipun tahun ini pasar properti terhitung masih kurang bergairah. Budi mengarahkan agar BTN bisa memasuki market ke pengembang yang premium untuk mengimbangi subsidi.
Baca juga: Kabinet Baru Memberi Harapan Baru Industri Properti
Ketika ditanya mengenai target 800 ribu KPR tahun ini, Budi menjawab bahwa biasanya kredit perseroan per tahunnya di atas 20%.
"Bulan kemarin itu pertumbuhan sekitar 16%. Sampai akhir tahun kurang lebih kita tumbuh 10% sajalah untuk pertumbuhan rata-ratanya. Karena market memang lagi lesu, kalau market lesu kita terus dorong malah kena ke Non Peforming Loan (NPL). Jadi yang pentingkan kualitas,” tutupnya.
Sebagai informasi, KPR per Agustus 2019 hanya tumbuh 16% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, pertumbuhan per agustus 2018 mampu hingga di atas 20%. Dengan total penyaluran KPR pada semester pertama 2019 tercatat Rp188,82 triliun, atau tumbuh 21,53% yoy.
Kontribusi KPR subsidi mencapai 56,85% dengan pertumbuhan 28,77% yoy, sedangkan kontribusi KPR non-subsidi 43,15% dengan pertumbuhan 13,16% yoy. (A-4)
BTN mencatat portofolio kredit perumahan Rp328,4 triliun hingga akhir 2025. KPR subsidi tumbuh 10% jadi Rp191,2 triliun, non-subsidi naik 6,7% jadi Rp113 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas akses hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved