Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

BFI Finance Bidik 90% Target Pembiayaan Alat Berat

Mediaindonesia.com
20/9/2019 16:10
BFI Finance Bidik 90% Target Pembiayaan Alat Berat
BFI Finance Bidik 90% Target Pembiayaan Alat Berat(Ist)

PT BFI Finance Tbk membukukan pembiayaan sebesar Rp1,2 triliun hingga Juli 2019 dari target pembiayaan sebesar Rp3 triliun pada 2019 untuk sektor alat berat, truk, dan permesinan.

“Adanya perlambatan perekonomian global seperti perang dagang antara AS dan Tiongkok berpengaruh terhadap perekonomian dalam negeri, dalam hal ini termasuk dirasakan industri pembiayaan,” ungkap Senior Vice Presiden PT BFI Finance Indonesia Yoga Aryanto, di Pameran Energy and Engineering di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (20/9).

Yoga menyampaikan partisipasinya dalam pameran itu merupakan bagian dari strategi untuk mengejar target pembiayaan yang sebesar Rp3 triliun.

“Kami terus mengoptimalkan peluang yang ada untuk menggenjot target pembiayaan yang cukup tertekan tahun ini, dan salah satunya melalui pameran ini,” imbuhnya.

Dengan berbagai strategi pemasaran yang ditempuh, Yoga berharap dapat mengejar target yang ditetapkan perseroan.

"Kami berharap pembiayaan untuk sektor alat berat, truk, dan permesinan, dapat mencapai sekitar 90% dari target Rp3 triliun hingga akhir tahun ini,” ucap Yoga.

 

Baca jugaBeras Berfortifikasi dari Bulog, Ada Asam Folat hingga Zat Besi

 

Terlebih pada pameran yang digelar di JIExpo itu amat direspons oleh para konsumen cukup baik. Selama dua hari pameran, beberapa kesepatan telah dicapai dengan pelanggan.

“Dari pameran Energy and Engineering selama 4 hari ini, kami berharap bisa memberikan pembiayaan sekitar Rp100 miliar. Kami berharap ini menjadi sarana komunikasi yang baik antara supplier dan customer,” ucap Yoga.

Dia juga menambahkan saat ini BFI Finance menggenjot pembiayaan alat berat di sektor konstruksi. Selama ini, pembiayaan alat berat sektor konstruksi memberikan kontribusi sekitar 40% serta pertambangan 30%.

"Sisanya sekitar 30% disumbangkan sektor hutan tanaman industri dan perkebunan,” pungkas Yoga.

Pameran internasional yang diselenggarakan PT Pamerindo Indonesia ini terdiri atas lima pameran industri besar yaitu, Mining Indonesia, Oil and Gas Indonesia, Construction Indonesia, Concrete Show SEA Indonesia, dan Marintec Indonesia. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya