Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI ekonomi dari negara-negara anggota ASEAN menyerukan pentingnya finalisasi kesepakatan ekonomi multilateral Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang sudah beberapa tahun dalam perundingan.
Finalisasi kesepakatan RCEP akan menjadikan kawasan mampu menciptakan iklim perdagangan dan investasi yang lebih stabil, dan memitigasi imbas negatif dari sumber-sumber ketidakpastian ekonomi global seperti konflk perdagangan bilateral negara-negara di luar kawasan.
Hal itu mengemuka dalam pembukaan Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers Meeting/AEM) ke-51 di Bangkok, Thailand, yang akan berlangsung pada Jumat (6/9) hingga Rabu (11/9).
Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha saat pembukaan AEM ke-51, Jumat (6/9), menyuarakan pentingnya penyelesaian RCEP.
Menurut Prayut, RCEP akan mempromosikan iklim ekonomi, perdagangan dan investasi yang lebih erat dan stabil antara negara-negara ASEAN dan mitra.
"Finalisasi RCEP tahun ini akan merefleksikan kepercayaan kawasan dan mitra dialog dalam sinkronisasi perdagangan dan investasi," ujarnya.
RCEP diajukan pada 2011 oleh 10 negara ASEAN dan enam negara mitra yakni Tiongkok, Jepang, India, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru. Skema perjanjian ini bisa dikatakan wadah multilaeral yang dinanti-nanti oleh ASEAN karena sangat merefleksikan dan ideal dengan kepentingan kawasan, ketimbang skema perjanjian multilateral lainnya.
"Tantangan ke depan masih terus timbul, kita (ASEAN) harus menyiapkan diri," ujarnya.
Deputi Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan Thailand selaku Ketua AEM, Jurin Laksanawisit dalam pembukaan AEM ke-51 meminta 16 negara anggota RCEP untuk memanfaatkan fleksibilitas dalam pembahasan RCEP agar target penyelesaian dapat tercapai pada tahun ini.
"Ekonomi, perdagangan, dan investasi akan lebih stabil dan erat dengan RCEP. Anggota perlu kerja sama lebih dekat untuk mencari jalan keluar bersama," ujar Jurin.
Baca juga: 10 Pejabat Tinggi Sepakati Perkuat Soliditas ASEAN
Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita di sela AEM ke-51 mengatakan pembahasan RCEP harus selesai pada November 2019 "Harus terselesaikan secara substantif. Itu sudah permintaan dari Kepala Negara," ujarnya.
Pembahasan khusus mengenai RCEP dalam ASEAN Economic Ministers Meeting/AEM akan dilakukan pada Minggu (8/9). (X-15)
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved