Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog siap mengantisipasi kenaikan harga beras yang terjadi karena musim kemarau panjang.
Melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), Bulog siap menggelontorkan sekitar 700 ribu ton beras hingga akhir tahun.
Stok tersebut akan dijual sesuai dengan ketetapan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp9.450 per kilogram untuk beras jenis medium.
"Stok kami masih dua juta ton lebih. Itu bisa digunakan untuk stabilisasi harga dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai). Stok masih akan cukup bahkan hingga Januari tahun depan," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh kepada Media Indonesia, Kamis (29/8).
Di sisi lain, Bulog tetap menyerap beras dalam negeri kendati tengah menghadapi kemarau panjang. Tri mengatakan, pihaknya masih bisa membeli 1.500-2.000 ton beras dari petani atau penggilingan per hari.
"Di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan masih ada panen sedikit. Dari situ kita serap terus," tuturnya.
Baca juga: Penerimaan Tak Optimal Akibat Celah Aturan Cukai Rokok
Ia optimistis harga beras di dalam negeri tidak akan melonjak signifikan karena stok yang masih terjaga serta penyaluran beras ke pasar terus berlanjut.
Sebagaimana diketahui, kemarau yang diikuti kekeringan membuat banyak padi mengalami gagal panen. Produksi yang menipis, sementara permintaan tetap tinggi, membuat harga gabah terkerek naik.
Harga gabah di beberapa daerah sentra padi telah mengalami lonjakan hingga menyentuh Rp6.000 per kg. Dengan harga gabah setinggi itu, otomatis harga beras ikut beranjak naik.
Bulog sendiri, saat ini menyerap beras dengan skema komersil dan akan menjadikannya sebagai stok jenis premium.
Pasalnya, beras yang dipanen pada musim kemarau memiliki kualitas yang lebih baik.
Adapun, untuk keperluan program KPSH, perseroan akan menggunakan stok tersimpan yang dibeli dengan harga pembelian pemerintah (HPP) ditambah fleksibilitas 10%.
Terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdalifah Machmud meyakini stok beras di dalam negeri tidak akan terganggu sekalipun tengah terjadi kemarau berkepanjangan.
Ia menyebut Kementerian Pertanian sudah cukup melakukan antisipasi dengan mengalirkan air ke sawah-sawah yang berpotensi kekeringan.
Bulog pun di sisi hilir menjalankan tugas dengan baik untuk menjaga harga beras tetap terjaga.
Ia menyatakan pemerintah hingga kini belum membuka opsi impor karena stok yang tersedia dinilai masih mampu mencukupi kebutuhan hingga awal tahun depan.b (OL-8)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved