Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mengembangkan KPR berbasis komunitas di 15 daerah kabupaten/kota. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian program sejuta rumah.
Direktur BTN, R Mahelan Prabantarikso, mengatakan, secara nasional untuk mengembangkan KPR berbasis komunitas, perseroan memiliki program di 15 kabupaten, antara lain Kendal, Kudus, Cilacap, dan Go-ontalo.
“Mayoritas masih di Pulau Jawa. Faktanya lahan masih tersedia. Nah, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah yang akan dilakukan secara bertahap,” ujar Mahelan seusai mendampingi Dirjen Penyediaan perumahan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru saat peletakan batu pertama pembangunan perumahan berbasis komunitas sebagai rangkai-an peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2019 di Palembang, Sumatra Selatan, akhir pekan lalu.
Menurut Mahelan, kebutuhan ru-mah saat ini masih sangat besar. Banyak komunitas yang belum bankable, tetapi feasible minta bantuan untuk dibiayai pembangunan rumah. Untuk itu, perseroan bersama Kementerian PU-Pera bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penyediaan lahan.
Lebih lanjut Mahelan mengungkapkan, dalam proyek perumahan di Palembang, BTN akan memberikan KPR kepada para ASN dan anggota Polri/TNI untuk memiliki tempat tinggal. Pembangunan perumahan itu dilakukan oleh pengembang Bhayangkara Praja Sriwijaya Land (BPS Land).
“Mempermudah akses KPR bagi ASN, Polri, dan TNI dapat mempercepat pencapaian target program sejuta rumah yang dirancang pemerintah dan mendukung amanat Presiden untuk mempercepat penyediaan rumah bagi mereka,” jelas Mahelan.
BTN memberikan sejumlah pena-waran khusus bagi calon nasabah yang berminat memiliki hunian di BPS Land yang berlokasi di Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang tersebut. BPS Land dibangun oleh PT Cipta Arsigriya di atas lahan seluas 50 hektare dengan target pembangunan rumah sebanyak 3.000 unit.
Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan dalam mendorong penyediaan perumahan bagi ASN, prajurit TNI, dan Polri, pemerintah telah menggulirkan beberapa program bantuan perumahan, seperti rumah susun sewa dan rumah khusus, terutama bagi aparatur negara yang bekerja di kawasan terluar, terpencil, dan perbatasan.
“Masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp4 juta bisa diberikan subsidi rumah tapak. Saya kira ini akan menarik masyarakat karena uang mukanya kecil dan ada subsidi bunga,” ungkapnya. (E-1)
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved