Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH teknisi peralatan refrigerasi dan air conditioner (RAC) sangat jauh di bawah total perangkat pendingin ruangan yang terpasang.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, saat ini, terdapat 20 juta unit pendingin ruangan di tingkat rumah tangga.
Sementara itu, angka teknisi yang tercatat hanya sebanyak 1.500 orang. Itu pun, tidak semua dari mereka memiliki sertifikat keahlian.
Untuk memenuhi kebutuhan teknisi RAC yang kompeten, pemerintah telah menerbitkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan nomor 41 Tahun 2019 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Konsturksi Golongan Pokok Konstruksi Khusus pada Jabatan Kerja Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara.
Baca juga: Kemendag Dorong Pelaku Usaha Lakukan Inovasi Produk
Melalui beleid tersebut, pemerintah akan melakukan peningkatan kapasitas dengan memberikan bantuan berupa peralatan pelatihan kepada balai latihan kerja (BLK) yang memiliki pendidikan vokasi teknisi refrigerasi dan tata udara.
"Kami juga akan melaksankan pelatihan bagi para instruktur sehingga diharapkan terbentuk satu ekosistem pelatihan yang baik yang mampu mendorong penguatan daya saing di sektor ini," ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono di Jakarta, Rabu (17/7).
Teknisi RAC yang kompeten juga akan mendukung upaya pemerintah melindungi lapisan ozon stratosfer melalui penghapusan penggunaan bahan perusak ozon jenis hydrochlorofluorocarbons yang selama ini banyak digunakan sebagai bahan pendingin RAC.
Kini para ahli telah menciptakan bahan pendingin yang ramah lingkungan. Untuk itu, dibutuhkan penangan unit RAC yang tepat oleh teknisi-teknisi yang kompeten mulai dari pemasangan hingga perawatan. (OL-2)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved