Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

RI-Saudi Bidik Aplikasi Umrah

Fetry Wuryasti
08/7/2019 06:00
 RI-Saudi Bidik Aplikasi Umrah
penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Rudiantara dan Menkominfo Arab Saudi,(Foto Keminfo)

Kerja sama itu mencakup pertukaran informasi, wawasan, dan keahlian dalam upaya bersama mendorong inovasi digital.

PEMERINTAH tengah menjajaki kerja sama baru di bidang umrah berbasis teknologi. Kolaborasi dengan Arab Saudi ini mencakup inisiasi pengembangan umrah digital enterprise yang diyakini menjadi solusi bersama memecahkan masalah utama di seluruh rantai ibadah tersebut.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Rudiantara dan Menkominfo Arab Saudi, Abdullah Alswaha, pada Kamis (4/7) waktu setempat. Kedua pihak sepakat menguatkan kemitraan ekonomi digital.

Rudiantara berpendapat dalam siaran persnya bahwa umrah merupakan pangsa pasar yang potensial, baik untuk Arab Saudi maupun Indonesia. Ini karena banyak umat muslim menunaikan ibadah umrah sepanjang tahun.

Tak ketinggalan dua unicorn Indonesia, Tokopedia dan Traveloka, mengambil bagian dalam kolaborasi itu sebagai perwakilan industri Indonesia. Sejumlah diskusi teknis akan dilakukan sebagai tindak lanjut. Salah satunya pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah, dan ekosistem pendukungnya, lewat pertukaran ahli serta pelatihan.

Dihubungi terpisah, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, membenarkan kabar tersebut. Tim menteri yang berangkat ke Arab Saudi baru akan kembali pada Senin (8/7) atau hari ini. "Nanti dijelaskan (rincian kerja sama) setelah tim kembali ke Tanah Air," ujar Semuel saat dihubungi, Jumat (5/7).

Terpisah, Tokopedia dan Traveloka membenarkan kerja sama tersebut. Public Relations Director Traveloka Sufintri Rahayu mengonfirmasikan bahwa tim dari Traveloka dan Tokopedia bertolak ke Riyadh, Arab Saudi, untuk mendukung inisiatif Kemenkominfo untuk mendigitalisasi umrah.

"Kami sebagai perusahaan teknologi asal Indonesia tentu sangat merasa terpanggil untuk menjadi salah satu dari bagian solusi yang bertujuan memberikan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi jemaah umrah di Indonesia," jelas dia, Jumat (5/7).

Dorong kolaborasi

Pihaknya selanjutnya akan melakukan diskusi secara intensif dengan Kemenkominfo dan Tokopedia untuk merealisasikan inisiatif itu. Akan tetapi, dia belum dapat menjabarkan bentuk teknis penerapan dari kerja sama tersebut.

Sepakat, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menyampaikan bahwa Tokopedia mendukung inisiatif pemerintah Indonesia bersama dengan Kerajaan Arab Saudi dalam mendorong kolaborasi teknologi informasi dan komunikasi yang inovatif.

"Kami turut menjadi saksi dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi," ujar Nuraini.

Kerja sama ini, kata dia, mencakup pertukaran informasi, wawasan, dan keahlian dalam upaya bersama mendorong inovasi digital.

"Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia akan terus fokus pada kemitraan yang sejalan dengan misi besar kami untuk Indonesia, yaitu mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital," tuturnya. Terkait dengan rencana dan kelebihan platform umrah digital itu, ia mengakui pembahasan hal tersebut belum dibicarakan hingga kini.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mengelaborasi agar Tokopedia dapat mendukung lebih besar lagi upaya kemitraan antarnegara untuk kegiatan ibadah umrah. "Pastinya kami akan selalu berpegang pada prinsip kami untuk membangun jembatan kolaborasi," tukas Nuraini. (S-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya