Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DENDA pembatalan pemesanan perjalanan yang saat ini tengah diujicobakan layanan transportasi online (daring), Grab, dianggap
merugikan pengguna. Mestinya, perusahaan startup asal Singapura itu melihat dulu pihak yang melakukan kesalahan.
“Grab tidak bisa serta-merta memberlakukan denda. Konsumen akan dirugikan. Kalau misal kena denda, lihat dulu siapa yang nakal,” kata
pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, di Jakarta, Sabtu (29/6).
Pasalnya, Azas melihat pengemudi juga sering kali melakukan tindakan yang merugikan pengguna dengan membatalkan pesanan. “Grab harusnya punya sistem tegas untuk menindak mitra yang nakal,” ujar dia.
Denda pembatalan tersebut, menurut Azas, tidak akan berdampak signifikan pada beralihnya pengguna ke transportasi umum. Namun, dia mengatakan, denda tersebut akan membuat pengguna Grab berpindah ke layanan transportasi berbasis digital lain.
Hal tersebut juga dikhawatirkan salah seorang pengemudi, Andika Prasetia. Menurut dia, aturan Grab sebaiknya tidak memberatkan pengguna.
“Memang menguntungkan driver, tapi kasihan juga customer. Seharusnya saling menguntungkan, biar sama-sama enak,” kata Andika.
Salah seorang pengguna Grab, Intan Rakhmayanti Dewi, mengaku keberatan dengan denda pembatalan tersebut.
“Pengguna membatalkan orderan itu pasti ada alasan, bukan mau ngerjain driver. Misalnya, ada faktor driver yang enggak bisa dihubungi atau menunggu lama,” ujar Intan.
Grab saat ini sedang melakukan uji coba biaya pembatalan order di Palembang dan Lampung selama satu bulan, mulai 17 Juni, dengan biaya bervariasi, yakni Rp1.000 untuk Grab Bike dan Rp 3.000 untuk Grab Car.
Grab mengatakan, program ini dilakukan demi melindungi mitra pengemudi setelah menilai adanya masalah yang dihadapi pengemudi. Grab menyebutkan, 100% dari biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi. (Ant/S-4)
LAYANAN transportasi daring semakin menjadi andalan masyarakat Indonesia saat ini. Karena itu upaya peningkatan kualitas di berbagai lini harus terus dilakukan oleh pihak penyedia layanan.
SALAWAT Kebangsaan dan Walk For Harmony yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag memberi dampak ekonomi signifikan bagi UMKM di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya. The Wonder of Harmony
APLIKASI ride-hailing (layanan transportasi daring) semakin menjadi andalan di tengah mobilitas tinggi. Bukan hanya di Indonesia, tapi hampir di seluruh negara di dunia.
Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan UGM Ari Hernawan menjelaskan hubungan antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi telah diatur sebagai hubungan kemitraan, bukan hubungan kerja. THR
Integrasi antar moda transportasi publik diharapkan tetap dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan asuransi baik pengemudi maupun penumpang, yang menggunakan layanan transportasi online inDrive.
DI tengah persaingan ketat industri ride-hailing dan tingginya sensitivitas harga konsumen, perusahaan transportasi online semakin mengandalkan diversifikasi pendapatan.
CEO PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo), Hans Patuwo, memastikan perusahaan akan kembali menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra pengemudi pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
AKSI unjuk rasa buruh menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2026 di Kabupaten Purwakarta diwarnai kericuhan antara ojol dan buruh.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat kebersamaan para pengemudi masih sangat kuat, terutama di tengah risiko pekerjaan yang mereka hadapi setiap hari.
Para pengemudi transportasi online menolak dua hal yaitu potongan komisi 10% dan rencana mereka dijadikan karyawan tetap.
Kabar duka di Hari Guru Nasional, seorang guru ditemukan tewas di tengah hutan, Brebes. Korban mengajar di SD dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai ojek online atau ojol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved