Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mengimplementasikan secara nyata komitmen untuk memajukan sektor pertanian dan memantapkan program ketahanan pangan di Tanah Air.
Adapun, upaya yang dilakukan ialah dengan memberikan bantuan berupa pendampingan kepada para petani.
Dalam program tersebut, perseroan menggandeng dua institusi terkait yakni Perum Bulog dan Universitas Sebelas Maret.
Baca juga : Pertanian Dongkrak Neraca Perdagangan Indonesia
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Catur Budi Harto mengungkapkan bantuan pendampingan sangat penting guna memastikan para petani mendapatkan kemudahan tidak hanya dalam hal budi daya, pemanfaatan teknologi serta manajemen pasca panen, tetapi juga dalam mendapatkan akses pembiayaan untuk modal usaha.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan dan pengentasan kemiskinan. BNI akan terus melakukan pensampingan dan menyalurkan pembiayaan bagi segenap petani guna mewujudkan petani Indonesia yang sejahtera dan berdaulat,” ujar Catur melalui keterangan resmi, Jumat (21/6).
Sejak Januari hingga Mei, BNI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp8,23 triliun yang ditujukan kepada 95.728 penerima di seluruh Indonesia. (RO/OL-7)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved