Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menetapkan dividen sebesar Rp3 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2018. Jumlah tersebut ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, Selasa (18/6).
"Hari ini kita putuskan pembagian dividen Rp3 per saham," kata Direktur Utama Sritex Iwan Setiawan Lukminto usai digelarnya RUPS.
Perusahaan membagikan dividen total sejumlah Rp61,36 miliar atau 5% dari laba bersih 2018 sebesar US$84,56 juta atau sekitar Rp1,2 triliun (kurs Rp14.334 per dolar AS).
Sekertaris Sritex Welly Salam, mengakui jumlah dividen 2018 lebih rendah dibandingkan 2017 yang sebesar Rp8 per saham. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan likuiditas perusahaan.
"Pertimbangannya kita ingin meningkatkan likuiditas. Ada konsen dari pemegang saham untuk bagaimana kita mengurangi utang dan menjaga level utang. Salah satunya untuk menjaga leverage," tutur Welly.
Iwan menambahkan, perusahaan menyiapkan capex (pengeluaran modal) yang berasal dari dana internal sebesar US$30 juta-US$40 juta di tahun ini untuk biaya perawatan mesin produksi.
"Untuk maintenance capex kita untuk perawatan dan penyempurnaan (mesin). Biasanya di perusahaa ada penyempurnaan atau balancing," jelasnya.
Selain itu, dia menekankan, Sritex tidak akan menambah kapasitas produksi untuk tahun ini. "Saat ini tidak ada penambahan kapasitas (produksi)," tandasnya. (A-3)
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
PT Jasa Raharja mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2024 dengan menyetorkan dividen sebesar Rp1,1 triliun kepada negara.
Sejak beroperasi pada 2019, PLTM Cicatih mencapai rekor tertinggi produksi listrik pada Desember 2024 yang menghasilkan 3,59 M.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved