Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebaran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di seluruh Indonesia mencapai 1.597 unit hingga Januari 2019. Dari angka tersebut, 69% berada di pulau Jawa dan Bali, yakni sebanyak 1.102 BPR.
Sisanya 31% atau sebesar 495 berada di luar Jawa dan Bali. Kondisi ini sudah mulai membaik karena adanya kebijakan yang meluas di luar Jawa dan Bali.
"Kondisi ini sudah mulai baik. Dahulu di atas 80% di Jawa dan Bali. Karena adanya kebijakan otoritas maka meluas di luar Jawa Bali," kata Direktur Penelitian dan Pengaturan BPR Ayahandayani dalam acara Pelatihan dan Gathering Media Otoritas Jasa Keuangan di Bandung, Jumat (3/5).
Baca juga: Revolusi Digital Jadi Tantangan Pertahankan Eksistensi BPR
Dirinya merinci, berdasarkan klasifikasi modal inti, BPR masih cenderung terkonsentrasi pada kelas BPRKU 1 atau sebanyak 82,91%. Modal inti dari klasifikasi BPR ini kurang dari Rp15 miliar atau paling sedikit sekitar Rp6 miliar.
"BPRKU 1 sebagian besar BPR ada di sana semua di bawah Rp15 miliar. 722 BPR separuhnya masih memiliki modal inti di bawah Rp6 miliar," tukasnya.(OL-5)
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo).
Di tengah beragamnya penawaran investasi dengan profil risiko yang bervariasi, semakin banyak masyarakat yang mencari alternatif lebih stabil, aman, dan tetap menguntungkan.
Fleksibilitas deposito memungkinkan investor lebih leluasa dalam menyusun strategi jangka menengah dan pendek.
Pemanfaatan data kependudukan yang akurat akan menjadi faktor utama dalam mendorong efisiensi layanan perbankan serta meningkatkan inklusivitas keuangan bagi masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved