Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Ekonomi se-Asia Tenggara sepakat untuk memperkuat perdagangan jasa antarnegara di kawasan.
Kesepakatan itu diwujudkan dalam penandatanganan perjanjian perdagangan jasa ASEAN (ASEAN Trade in Services Agreement/ATISA) di sela-sela agenda ASEAN Economic Minister (AEM) Retreat ke-25 di Phuket, Thailand, yang berlangsung pada 23-24 April.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan tercapainya perjanjian itu merupakan sebuah capaian bersejarah. Pasalnya, program tersebut telah diinisiasi sejak sidang AEM ke-44 di Kamboja pada 2012.
"ATISA akan meningkatkan akses pasar, investasi serta peluang yang lebih luas bagi penyedia jasa ke semua negara anggota ASEAN," ujar Enggartiasto melalui keterangan resmi, Rabu (24/4).
Setelah akses pasar terbuka lebar, lanjut Enggartiasto, pemerintah dan pelaku usaha jasa harus bisa berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing untuk dapat berkompetisi dengan lawan dari luar negeri.
Baca juga: Mendag Bahas Ekonomi ASEAN
Dengan terimplementasinya ATISA, jelas dia, manfaat tidak hanya didapat oleh para pelaku bisnis tetapi juga masyarakat sebagai konsumen.
"Konsumen di sektor jasa aka mendapatkan keuntungan karena meningkatnya variasi pilihan atas produk-produk jasa yang terliberalisasi dan ditawarkan di ASEAN," tutur Enggartiasto. (X-15)
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved