Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto turut membantah pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait Indonesia yang tengah alami deindustrialiasasi.
Airlangga menyebut, justru kontribusi sektor industri di Indonesia menempati posisi kelima dalam kelompok negara G20.
"Industri kita ini comparable. Sebanding dengan negara-negara lain yang masuk ke dalam G20," kata Airlangga dalam acara Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Senin (15/4).
Airlangga menegaskan, Indonesia berada di posisi kelima setelah Tiongkok, Korea, Jepang dan Jerman. Dirinya juga mengungkapkan, dari segi pemasukan dalam negeri, sektor industri berkontribusi sebanyak 20,2% dalam perkembangan ekonomi Indonesia.
Selain itu, sektor industri juga menyumbang sebesar 30% terhadap pendapatan pajak dan cukai 95%.
"Jadi sebenarnya kontribusi industri terhadap perekonomiam nasional ini relatif tinggi," ungkapnya.
Baca juga: Jusuf Kalla Bantah Indonesia Alami Deindustrialisasi
Terlebih lagi, kini fokus Indonesia bukan pada industri komoditas, melainkan lebih kepada industri manufaktur.
Airlangga memberikan contoh, industri mesin dan perlengkapan tumbuh sebesar 9,94%. Selain itu, sektor logam Indonesia telah memproduksi stainless steel dengan nilai ekspor Rp5 miliar. Sedangkan, tekstil dan produk tekstil tumbuh 8,73%.
"Jadi siapapun yang mengatakan sedang terjadi deindustrialiasasi. Itu tidak benar," tukasnya.
Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi, pada debat terakhir, Sabtu (13/4) lalu.
"Telah terjadi deindustrialisasi. Kalau negara lain industrialisasi, kita deindustrialisasi. Sekarang Indonesia tidak produksi apa-apa, kita hanya bisa menerima bahan produksi dari bangsa lain," kata Prabowo.(OL-5)
Kemenperin kini dicopot setelah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus dugaan penyimpangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Oil Mill Effluent atau POME
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menyebutkan bahwa pendidikan vokasi menjadi tulang punggung industri.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved