Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

G-Shock Sasar Konsumen Muda

RM Zen
04/4/2019 19:05
G-Shock Sasar Konsumen Muda
Seri terbaru G-Shock GWR B1000(RM Zen/MI)

BUTUH riset sekitar dua tahun, hingga akhirnya Casio Jakarta meluncurkan produk jam tangan teranyar G-Shock berbahan material serat karbon.

Material serat karbon dipilih karena membuat bentuk jam tangan menjadi lebih tipis dan ringan, tanpa mengurangi ketangguhan dan gaya bagi si pemakai. Sebelumnya G-Shock menggunakan bahan material resin, kemudian metal yang akhirnya sekarang diganti dengan serat karbon.

Menurut teknisi dari pusat R&D di Hamura, Jepang yang terlibat dalam pembuatan struktur jam Junichi Izumi, sebelumnya cangkang belakang jam saja tidak dapat menahan guncangan yang mencapai kekuatan tertentu, sehingga tidak disarankan bagi pemakai untuk menggantinya.

Namun, dengan menggunakan serat karbon pada penjaga struktur inti, cangkang belakang jam sudah cukup kuat untuk menahan benturan sehingga berhasil menghemat ruang.

"Ruang tersebut digunakan untuk membuat penutup ganda cangkang belakang. Sehingga pengguna G-Shock bisa mengganti tali jam tangan, dengan mudah," ujar Izumi saat peluncuran G-Shock X Carbon di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Salah seorang penggemar G-Shock Denny Sumargo mengungkapkan ketidaksabarannya untuk memiliki jam tangan yang lebih tipis dan lebih ringan dibandingkan dengan koleksi G-Shock yang dia miliki.

Baca juga: Casio Melepas Jam Tangan G-SHOCK Ke-100 Juta

"Selain tangguh, tampilan jam juga fashionable. Saya kalau lagi kumpul dengan teman-teman, begitu mereka lihat saya pakai G-Shock, wow, top!" ujar aktor yang pernah membintangi film 'A Man Called Ahok' itu.

Rangkaian pertama Carbon Core Guard Structure tahun ini mencakup GG-B100 (Mud Master), GA-2000, GWR-B100 (Gravity Master), dan GST-B200 (G-Steel). Namun, untuk sementara Casio Indonesia baru menjual versi GA-2000 saja, yang terdiri dari tipe GA-2000-1A9, GA-2000-1A2 dan GA-200E-4A.

Saat ini GA-2000 memiliki varian warna merah terang, kuning dan biru, diharapkan dapat memenangkan hati kalangan muda perkotaan di Indonesia serta mereka yang menyukai petualangan, sehingga bisa menyamai kepopuleran GA-700, G-Shock yang paling banyak terjual di Indonesia pada 2018.

"Kita belum mematok target penjualan untuk tahun ini, namun kita yakin bahwa G-Shock bukan hanya soal ketangguhan, daya tahan, waterproof hingga kedalaman 200 meter, tapi juga soal fashion," ungkap Marketing & Communication Manager Casio Jakarta Roxanna Silalahi meyakinkan.

Untuk harga, GA-2000 akan dibanderol dengan harga Rp2.299.000, mulai tersedia di toko resmi G-Shock pada 27 April mendatang. Sedangkan harga tertinggi disemat pada model GWR-B1000 yang akan dilepas ke pasaran dengan harga Rp16 jutaan. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya