Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Industri Alas Kaki Targetkan Kenaikan Pertumbuhan 10 Persen

Atikah Ishmah Winahyu
04/4/2019 19:24
Industri Alas Kaki Targetkan Kenaikan Pertumbuhan 10 Persen
Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Persepatuan Indonesia (Apresindo) Budiarto Tjandra di JIExpo(MI/Atikah Ishmah Winahyu)

DEWAN Pengurus Nasional Asosiasi Persepatuan Indonesia (Apresindo) Budiarto Tjandra mengungkapkan industri alas kaki dalam negeri mengalami pertumbuhan sebesar 4,13% pada 2018. Pada tahun itu juga, Indonesia mengekspor alas kaki sebesar US$5 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Menurut Budi, perkembangan ekspor industri alas kaki Indonesia dalam kondisi yang cukup baik karena dalam delapan tahun sejak 2010, industri ini mengalami pertumbuhan dua kali lipat.

"Jadi industri sepatu di Indonesia berkembang terus, karena kalau kita lihat selama bayi lahir mereka butuh sepatu ya, jadi termasuk salah satu kebutuhan pokok," ujar Budiarto Tjandra di JIExpo Kemayoran, Kamis (4/4).

Setelah mengalami penurunan di tahun 2009 lalu dengan jumlah ekspor US$1,7 miliar, industri alas kaki mengalami rebound di tahun 2010 dan terus tumbuh hingga saat ini. Pihak Apresindo pun menargetkan ke depannya bisa bertumbuh dua kali lipat dalam kurun waktu lima tahun saja.

"Kita akan ada akselerasi bagaimana kita (industri alas kaki) bisa berkembang lebih cepat lagi, jadi nggak perlu menunggu 8 tahun, dalam 5 tahun kita mau double (pertumbuhan)," terangnya.

Baca juga: Industri Manufaktur Nasional dalam Tren Positif

Budi menilai, bisnis alas kaki tergolong industri cepat pulih dari resesi ekonomi. Pada 1998 bisnis ini sempat mengalami penurunan dan kembali naik di 1999.

Selain itu, Budi mengungkapkan industri ini tidak bergantung dengan adanya investasi baru, sehingga tetap berkembang saat investasi tinggi maupun rendah.

"Dari pemain yang ada sekarang tuh tetap bisa berkembang, jadi tidak melulu hanya mengandalkan investasi baru," tuturnya.

Sebagai informasi, negara tujuan ekspor industri alas kaki Tanah Air terbesar adalah Amerika, Tiongkok dan Belgia. Sedangkan berdasarkan kawasan benua, Eropa Barat menjadi yang tertinggi yaitu sebesar 32% disusul Amerika Utara dan Asia Timur.

"Tiongkok itu tadinya produsen sepatu, tapi sekarang juga banyak impor dari Indonesia karena industri di Tiongkok terlihat menurun. Jadi ada peluang gitu," pungkasnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya