Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bank yang senantiasa di sisi nasabahnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu proses dan layanan kredit konsumer yang fokus pada kepuasan pelanggan dan memastikan bahwa kredit konsumer yang disalurkan tersebut memberikan dampak serta nilai tambah yang berkesinambungan juga berkelanjutan baik dari sisi nasabah maupun BCA sebagai institusi perbankan.
BCA menerima Sertifikat ISO 9001:2015. Pemberian sertifikat tersebut didasarkan pada evaluasi terhadap kualitas proses dan layanan kredit konsumer yang disediakan bank swasta terbesar di Indonesia ini yang berdampak pada peningkatan nilai tambah dengan memperhatikan aspek kesinambungan dan keberlanjutan investasi baik dari sisi BCA sebagai institusi perbankan maupun dari sisi masyarakat sebagai penerima manfaat.
“Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa proses dan layanan kredit konsumen tersebut dilakukan dengan tahapan yang prudent dan berorientasi pada investasi yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Hal ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat, baik nasional maupun internasional yang ingin menjalin kerja sama dengan BCA ke depan,” Ungkap Direktur BCA Suwignyo Budiman yang hadir menerima sertifikat ISO 9001:2015 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, prinsip manajemen mutu dalam ISO 9001:2015 terdiri atas tujuh fokus, antara lain fokus terhadap kepuasan pelanggan (customer focus), didasari pada kepemimpinan yang berorientasi pada target (leadership), menciptakan dan memberi nilai tambah kepada pelanggan (engagement of people), melalui proses yang transparan yang melibatkan semua pihak terkait di perusahaan (process approach), berorientasi pada peningkatan yang selalu siap menghadapi persaingan (improvement), didasarkan pada fakta dan kenyataan (evidence based decision making), dan menjamin keberlangsungan hubungan baik dengan semua pihak yang terkait (relationship management).
Suwignyo menambahkan, dengan ISO 9001:2015 ini juga diharapkan akan meningkatkan kepercayaan nasabah, jaminan kualitas proses layanan, peningkatan produktivitas, motivasi, moral dan kinerja karyawan, serta peningkatkan efisiensi ke depan dalam rangka menjamin kinerja perusahaan yang berdampak memberikan nilai tambah bagi segenap stakeholder dan masyarakat.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved