Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HANYA perlu dua orang untuk menggetarkan panggung XYZ, Synchronize Fest 2022, semalam (7/10). Vokal Rully Sabhara dan permainan instrumen oleh Wukir Suryadi yang tergabung dalam kelompok musik Senyawa membuat penonton yang menonton melingkar, ikut menggoyangkan kepala ke atas dan ke bawah.
Trek-trek dari album terakhir mereka, Alkisah, seperti Istana, Fasih, Alkisah I, Alkisah II, hingga trek penutup Kiamat, dibawakan Senyawa. Meski berada di panggung intim dengan ukuran yang lebih kecil dari sekitar empat panggung lain di Synchronize, penampilan mereka tidak kalah meriah.
Daya pukau mereka makin kuat dengan iringan instrumental Wukir yang disebut industrial mutant, yang menggabungkan di antaranya unsur perkusi dan gitar. Gaya industrial mutant ini mereka rancang sendiri.
Senyawa mngungkapkan ada alasan lain mereka mau bermain di festival musik. Dengan album Alkisah yang kini terdengar lebih lugas, mereka selalu ingin mencoba pengalaman-pengalaman baru bertemu pendengar dari berbagai latar tempat. Bagi mereka, itu adalah hal penting untuk pengembangan diri sebagai musikus.
“Setiap latar, punya respons berbeda. Saat kami manggung di kota, desa, di luar negeri, saat musim dingin, atau musim panas, semua memiliki energinya. Tinggal kami sesuaikan saja. Kami pengin mencoba saja main di festival. Kan jarang. Cuma tahun-tahun ini kami main seperti sebelumnya di Joyland dan sekarang di Synchronize,” kata Rully saat dijumpai Media Indonesia usia manggung di Synchronize Fest, Jumat, (7/10).
“Karena hal itu yang membuat terus berkembang. Manusia kan berubah melalui pengalaman yang dihayati, direfleksikan, lalu diterapkan," lanjut Rully.
Menurutnya, bagi Senyawa, hal itu merupakan pengembangan diri di musik. Meski pengaruh yang dibuat tidak berdampak massal, melainkan hanya satu atau dua orang yang terpengaruh, hal tersebut sudah cukup bagi mereka. (M-1)
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Sekitar 1.400 peserta dari belasan kota berkumpul di Ancol, Jakarta, Sabtu (22/11), mengikuti Fun Walk 5 km dalam rangkaian perayaan 75 tahun BPK Penabur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved