Minggu 08 Mei 2022, 05:05 WIB

Nyai Hj Masriyah : Melahirkan Santri Pejuang Kesetaraan

DEVI HARAHAP | Weekend
Nyai Hj Masriyah : Melahirkan Santri Pejuang Kesetaraan

Nyai Hj Masriyah yang mengasuh dan memimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy di Cirebon./MI/SUMARYANTO BRONTO

 

MESKI mungkin belum sering terdengar, nyatanya para perempuan Indonesia juga mampu mengemban tugas sentral di pondok pesantren. Seperti yang telah dijalankan perempuan bernama Nyai Hj Masriyah yang mengasuh dan memimpin Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy di Cirebon.

Masriyah menggantikan posisi almarhum suaminya sejak 2007 sehingga tanggung jawab pesantren dengan 350 santri kala itu sepenuhnya dibebankan kepada dirinya. Hadir sebagai bintang tamu Kick Andy yang tayang pada 8 Mei 2022 di Metro TV, ia menuturkan bahwa awalnya tidak sedikit orang yang memandang kemampuannya dengan sebelah mata. Hal itu membuat hampir 50% santrinya keluar karena ketidakpercayaan keluarga, masyarakat, bahkan ulama-ulama untuk membuat seorang wanita menjadi pemimpin sebuah pesantren.

“Saat mengambil alih peran kepemimpinan, saya mendapatkan banyak tantangan luar biasa dari laki-laki, para wali santri, dan alumni-alumni karena perempuan ini tidak layak memimpin di pesantren yang masih patriarki. Hal seperti ini dianggap tidak biasa dan tidak lumrah, perempuan dianggap tidak layak untuk berdiri di depan banyak laki-laki,” jelasnya.

Saat dirinya merasa ditinggal semua orang, Masriyah tidak menyerah pada keadaan. Terlahir sebagai anak seorang kiai, sejak kecil ia sudah diajarkan untuk selalu bersandar pada pertolongan Allah SWT.

Terlebih orangtuanya juga selalu menanamkan kesetaraan anak-anaknya yang kesemuanya perempuan. “Orangtua saya selalu mendengungkan kepada saya bahwa kamu jangan kawin dulu sampai kamu pintar, sampai kamu menjadi ulama seperti seorang laki-laki,” kenangnya.

Dengan keyakinannya itu dan pertolongan Allah SWT, Masriyah mampu memimpin bahkan mengembangkan pesantren yang hingga kini membina 1.800 santri. Bangunan pesantren yang semula dari anyaman bambu sekarang pun sudah menjadi gedung-gedung bahkan memiliki perguruan tinggi. Ia pun menunjukkan bahwa semua orang mampu menjadi pemimpin tanpa terhalang gender. (*/M-1)

Baca Juga

CNN/Southeby

Lukisan Berobjek Kekasih Picasso Laku Dilelang Rp990 Miliar

👤Devi Harahap 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:05 WIB
Lukisan itu menggambarkan Marie - Therese Walter sebagai makhluk...
Gucci

Gucci dan Adidas Bikin Payung Mewah Tidak Tahan Hujan

👤Putri Rosmalia 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:07 WIB
Produk kolaborasi itu menuai banyak kritikan karena dianggap tidak...
123rf

Setop Minum Paracetamol Saat Hamil

👤Thalatie K Yani 🕔Kamis 19 Mei 2022, 15:40 WIB
Penelitian terbaru menemukan paracetamol yang dikonsumsi saat hamil bisa menyebabkan anak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya