Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Era teknologi digital membuat semua orang tak dapat dipisahkan dengan smartphone, komputer, laptop, tablet, dan perangkat digital lainnya. Bahkan, menurut penelitian, dalam sehari rata-rata dari mereka menghabiskan total 8 hingga 10 jam di depan perangkat tersebut.
Hal ini dapat menyebabkan gejala ketegangan dan iritasi pada mata, penglihatan kabur, hingga sakit kepala. Kondisi makin buruk bila sering gonta-ganti perangkat digital, dari laptop ke smartphone, misalnya. Mata akan mengalami kelelahan dan ketegangan karena tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bersantai.
Tidak heran kini banyak produsen lensa menawarkan berbagai produknya untuk mengatasi persoalan ini. Salah satunya adalah Hoya Vision Care dengan produk unggulannya Sync III. Lensa ini dapat membantu meredakan ketegangan mata akibat terlalu lama terpapar cahaya dari layar perangkat digital.
“Lensa Sync III memenuhi seluruh kriteria lensa kacamata yang baik dan berkualitas. Lensa ini berada di dalam lapisan pelindung yang kuat dan tidak mudah tergores sehingga umur lensa bisa menjadi lebih panjang. Selain itu, ketahanan lapisan lensa memberikan performa stabil, penglihatan tajam dan alami sepanjang hari,” ujar Nihla Azkiya, Marketing Manager PT Hoya Lens Indonesia dalam keterangan resminya, Kamis (16/12).
Menurutnya, sebagai sebuah terobosan dibandingkan lensa digital yang sejenis, Sync III hadir dengan lebih dari satu teknologi dan lensa ini menerapkan profil penglihatan masing-masing individu agar lebih sesuai dengan kebutuhan penglihatan unik para pengguna.
“Perawatan lensa ini sangat mudah, sama halnya dengan perawatan lensa lainnya. Basahi lensa sebelum mengusapnya dengan lap khusus kacamata atau tisu lembut dan letakkan pada tempat kacamata agar tidak mudah tergores maupun terbentur,” ujar Nihla. (RO/M-4)
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Gakeslab Indonesia menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved