Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HADIAH Nobel fisika tahun ini diberikan kepada tiga ilmuwan, Syukuro Manabe, Klaus Hasselmann, dan Giorgio Parisi yang meneliti tentang perubahan iklim.
Pihak Komite Nobel, Selasa (5/10) mengatakan mereka mengumumkan penghargaan itu hanya beberapa pekan sebelum KTT iklim COP26 digelar di Glasgow bulan depan. Pesannya untuk mengingatkan bahwa kita bekejaran dengan waktu dengan tingkat pemanasan global yang terjadi di seluruh dunia.
"Saya yakin para pemimpin dunia belum menyadari pesannya," kata Thor Hans Hansson, ketua Komite Nobel untuk Fisika. "Tapi... apa yang kami katakan adalah bahwa pemodelan iklim memang didasarkan pada teori fisika," imbuhnya,
Manabe, 90, dan Hasselmann, 89, masing-masing akan berbagi setengah dari hadiah 10 juta kronor (US$1,1 juta, untuk penelitian mereka tentang model iklim. Sedangkan Parisi, 73, memenangkan separuh lainnya untuk karyanya tentang interaksi ketidakteraturan dan fluktuasi dalam sistem fisik.
"Syukuro Manabe dan Klaus Hasselmann meletakkan dasar pengetahuan kita tentang iklim bumi dan bagaimana manusia mempengaruhinya. Sedangkan Giorgio Parisi dihargai atas kontribusi revolusionernya pada teori materi yang tidak teratur dan proses acak,"kata Komite Nobel.
Manabe, ilmuwan yang meninggalkan Jepang ke AS pada 1950-an, berafiliasi dengan Universitas Princeton, sementara Hasselmann adalah profesor di Institut Meteorologi Max Planck di Hamburg. Parisi, yang juga memenangkan Penghargaan Fox pada Februari, adalah seorang profesor di Universitas Sapienza, Roma, Italia.
Menghadapi perubahan iklim
Meneliti sejak tahun 1960-an, Manabe menunjukkan bagaimana tingkat karbon dioksida di atmosfer berhubungan dengan peningkatan suhu permukaan bumi. Yang terpenting, dia mengakui peran uap air dalam menjebak panas, yang lebih dari sekadar karbon dioksida.
Komite Nobel juga memuji upaya Hasselman atas upayanya mengidentifikasi jejak iklim yang disebabkan oleh aktivitas alam dan manusia dan seberapa besar perubahan iklim dapat dikaitkan dengan emisi buatan manusia. "Dalam 30 hingga 100 tahun, tergantung pada berapa banyak bahan bakar fosil yang kita konsumsi, kita akan menghadapi perubahan iklim yang sangat signifikan," kata Hasselmann dalam sebuah wawancara tahun 1988, menurut sebuah pernyataan dari Max Planck Society di Jerman.
Hasselmann mendapat tepuk tangan meriah dari rekan-rekan kerjanya saat kabar (hadiah Nobel) tersebut tersiar. “Agak aneh bagi saya, dan butuh sedikit lebih lama bagi penonton untuk memahami (penelitian saya),” katanya "Secara pribadi, saya sangat bersyukur bahwa kaum muda telah mengambil peran di sini," tambahnya. (AFP/M-4)
James Watson, ilmuwan Amerika peraih Nobel yang menemukan struktur DNA, meninggal pada usia 97 tahun.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk melahirkan generasi unggul Indonesia yang berdaya saing global di bidang sains dan teknologi.
Terpilihnya BPJS Kesehatan masuk dalam nominasi Nobel Peace Prize 2025 disebut merupakan capaian yang luar biasa dan bisa menjadi contoh negara lain.
Ketiga ilmuwan itu menciptakan struktur molekuler MOF yang tersusun dari ion logam yang terhubung dengan molekul organik berbasis karbon untuk membentuk kristal dengan rongga besar.
“Jadi dalam sains, duplikasi yang dimaksud bisa bekerja pada topik yang sama namun dengan sudut pandang yang berbeda,”
Penghargaan tersebut diumumkan di Institut Nobel Norwegia di Oslo.
Panduan lengkap optik geometri lensa. Pelajari rumus jarak fokus, kekuatan lensa (dioptri), sinar istimewa, hingga pembahasan soal fisika kelas 11.
Dua matematikawan, Claudia Fevola dan Anna-Laura Sattelberger, memperkenalkan konsep positive geometry untuk menjelaskan perilaku partikel hingga kosmos.
PERNYATAAN CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini yang menyatakan pentingnya penguasaan ilmu fisika, ramai menjadi perbincangan di ruang publik.
Prof Husin menekankan spekulasi tentang dimensi paralel (multiverse) masih berada dalam ranah ilmiah yang belum bisa dibuktikan secara empiris.
Hendra Kwee, Ph.D. menyelesaikan pendidikan sarjana dari jurusan Fisika ITB, pendidikan master dan doctoral dari the College of William and Mary, USA.
Pelajari konduksi panas: definisi, contoh, dan faktor penting. Pahami cara kerja perpindahan panas ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved