Jumat 26 Februari 2021, 20:59 WIB

Bukan cuma Wajah, Lukisan Kuno ini juga Kinclong Berkat Laser

Bagus Pradana | Weekend
Bukan cuma Wajah, Lukisan Kuno ini juga Kinclong Berkat Laser

Pompeii Sites/DailyMail
Lukisan kuno di Pompeii yang direstorasi.

 

 

Sebuah lukisan dinding 'Fresco' di situs bangunan kuno yang diperkirakan berusia 2.000 tahun di Casa dei Ceii, Pompeii, berhasil direstorasi dengan teknologi laser-pembersih sehingga tampak layaknya lukisan baru.

Karya seni (lukisan) yang menampilkan adegan berburu itu dilukis dengan gaya Pompeii yang populer sekitar tahun 20 hingga 10 SM dengan menampilkan warna-warna cerah.  

Namun treatmen perawatan yang kurang memadai sejak situs tersebut digali pada tahun 1913 hingga 1914 menyebabkan lukisan Fresco yang dikenal dengan sebutan "Perburuan" ini semakin memburuk, terutama pada bagian bawah lukisan yang rentan dengan kelembaban.

Bagian utama lukisan tersebut menampilkan adegan seekor singa yang sedang mengejar banteng. Kemudian ada juga macan tutul yang menerkam domba, dan babi hutan menyeruduk rusa.

Lukisan Fresco biasanya menghiasi dinding-dinding rumah di kompleks permukiman Pompeii, kehadiran lukisan-lukisan ini dimaksudkan untuk membangkitkan suasana tenang sekaligus menciptakan ilusi untuk agar area tersebut tampak lebih besar, seperti ketika kita menggunakan cermin.

"Apa yang membuat lukisan dinding ini begitu istimewa adalah kelengkapannya dibandingkan dengan lukisan fresco yang lain. Lukisan ini merupakan sesuatu yang langka untuk lukisan dinding di Pompeii," papar direktur situs bersejarah Pompeii, Massimo Osanna seperti dilansir oleh dailymail.co.uk, Kamis (25/2).

Bangunan yang berdiri sekitar dua abad sebelum letusan Gunung Vesuvius itu dipercaya milik seorang hakim bernama Lucius Ceius Secundus, berdasarkan prasasti yang ditemukan di bagian luar gedung yang menjadi rujukan penamaan bangunan tersebut menjadi 'Casa dei Ceii'.

Selain dihiasi oleh lukisan Fresco, para arkeolog yang melakukan ekskavasi terhadap bangunan tersebut juga menemukan kanal dan dua air mancur di halaman bangunan serta sebuah patung bidadari dan sphynx yang diduga mencitrakan panorama lembah Sungai Nil.

Melalui pekerjaan restorasi ini diharapkan lapisan cat dari sebagian besar lukisan dinding akan kembali tampak setelah dibersihkan secara hati-hati dengan laser khusus. Para ahli juga memperbaiki cat di area Fresco yang telah terkelupas untuk memperjelas gambar aslinya.

Perlindungan khusus juga telah dilakukan untuk mencegah infiltrasi air hujan di masa depan merusak karya seni berusia dua ribu tahun ini. (DailyMail/M-2) 

Baca Juga

Dok www.yslbeauty.co.id

Online Store YSL Beauty Resmi Hadir di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:10 WIB
Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen YSL Beauty untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh pelanggan di...
Dok. Plataran Indonesia

Plataran Menjangan Raih Penghargaan Hotel Safari Terbaik Dunia

👤Galih Agus Saputra 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:29 WIB
Plataran Menjangan menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia dan Asia (kecuali India) yang meraih penghargaan hotel safari terbaik...
Mola

Kisah Striker Sepak Bola Fabio Quagliarella Tandai Ekspansi Mola ke Manca Negara

👤Irana 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 13:30 WIB
Bersamaan dengan dibukanya layanan internasional, Mola pun memberlakukan penyeragaman harga menjadi US$ 8 atau Rp110.000 per...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya