Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
YOUTUBE baru saja meluncurkan panel informasi Cek Fakta. Panel ini yang diharapkan dapat memberikan konteks sebagai pendamping konten di platform.
Head of News Partnerships YouTube, Tim Katz menjelaskan Panel Informasi Cek Fakta ini menggunakan jaringan terbuka penerbit pihak ketiga dan memanfaatkan sistem penanda ClaimReview. Adapun penerbit yang berpartisipasi saat ini antara lain ialah CekFakta.com, yang diprakasai sebagai usaha pengecekan fakta kolaboratif dengan melibatkan 24 organisasi media dan enam penanda tangan International Fact-Checking Network’s (IFCN) dari Indonesia.
"Kami mendorong lebih banyak penerbit dan pengecek fakta untuk berpartisipasi selama mereka mengikuti Panduan ClaimReview yang tersedia secara publik, atau merupakan penanda tangan terverifikasi dari Code of Principles IFCN atau merupakan penerbit otoritatif," kata Tim dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (2/12).
Dalam kerjanya, terdapat beberapa faktor yang menentukan apakah panel informasi cek fakta akan muncul dalam suatu penelusuran tertentu. Misalnya, ketika seseorang menelususi 'apakah gempa baru saja terjadi di Jakarta?', mereka mungkin akan melihat artikel cek fakta yang relevan. Akan tetapi jika mereka mencari pertanyaan yang lebih umum seperti "gempa", mereka kemungkinan tidak akan melihat artikel cek fakta yang relevan.
Artikel cek fakta juga akan muncul ketika seseorang bertemu dengan klaim tanpa dasar atau ketidakpastian terkait fakta. Sebagai contoh, jika terdapat laporan palsu untuk pertanyaan bahwa orang berbadan tinggi lebih mungkin terkena covid-19, panel informasi cek fakta akan segera memberikan konteks yang lebih segar dengan menyoroti cek fakta pihak ketiga yang relevan. Panel Informasi Cek Fakta ini sebelumnya telah tersedia di Indonesia, Brasil, India, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.
"Kami tahu otoritas sangat esensial bagi pemirsa kami, oleh karena itu kami telah berinvestasi dalam fitur produk baru yang secara tegas mengedepankan sumber otoritatif di seluruh platform," imbuh Tim. (M-1)
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Youtube akhirnya resmi meluncurkan aplikasi khusus untuk Apple Vision Pro, setelah dinantikan selama dua tahun.
YouTube Music mulai membatasi akses lirik lagu untuk pengguna akun gratis. Perubahan besar ini menarik perhatian media teknologi dan pengguna di seluruh dunia.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved