Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences (CAS), Yunan, berhasil membuat peta sebaran seluruh spesies lebah yang ada di bumi. Setidaknya 20 ribu jenis lebah terdaftar dalam peta tersebut.
"Hasil pemetaan kami bisa menjadi basis penelitian lanjutan di masa depan. Bisa membantu para peneliti lain memahami lebih baik karakerstik dan penyebaran lebah dan membuat upaya konservasi bisa lebih efektif," ujar peneliti CAS, Alice Hughes, seperti dilansir bbc.com, Senin, (23/11).
Peta tersebut disambut baik para peneliti lain di berbagai negara. Karena selama ini belum ada penelitian tentang penyebaran lebah dan spesies lebah yang dilakukan secara menyeluruh.
Diharapkan pemetaan itu akan membuat upaya konservasi bisa berjalan lebih efektif. Karena saat ini, populasi lebah di berbagai belahan dunia sudah semakin menipis.
Hilangnya kawasan hutan dan kebun sebagai habitat menjadi penyebab utama mulai berkurangnya populasi lebah. Penggunaan pestisida pada lahan perkebunan juga kerap membuat lebah terbunuh dan terusir.
Alice mengatakan lebah memiliki peran besar dalam ekosistem kehidupan hewan liar. Mereka juga bermanfaat bagi kehidupan manusia lewat madu yang dihasilkan.
"Kami masih akan melanjutkan penelitian untuk mengetahui di wilayah mana yang menjadi habitat lebah dengan populasi terbanyak di bumi saat ini," ujar Alice. (M-4)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved