Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences (CAS), Yunan, berhasil membuat peta sebaran seluruh spesies lebah yang ada di bumi. Setidaknya 20 ribu jenis lebah terdaftar dalam peta tersebut.
"Hasil pemetaan kami bisa menjadi basis penelitian lanjutan di masa depan. Bisa membantu para peneliti lain memahami lebih baik karakerstik dan penyebaran lebah dan membuat upaya konservasi bisa lebih efektif," ujar peneliti CAS, Alice Hughes, seperti dilansir bbc.com, Senin, (23/11).
Peta tersebut disambut baik para peneliti lain di berbagai negara. Karena selama ini belum ada penelitian tentang penyebaran lebah dan spesies lebah yang dilakukan secara menyeluruh.
Diharapkan pemetaan itu akan membuat upaya konservasi bisa berjalan lebih efektif. Karena saat ini, populasi lebah di berbagai belahan dunia sudah semakin menipis.
Hilangnya kawasan hutan dan kebun sebagai habitat menjadi penyebab utama mulai berkurangnya populasi lebah. Penggunaan pestisida pada lahan perkebunan juga kerap membuat lebah terbunuh dan terusir.
Alice mengatakan lebah memiliki peran besar dalam ekosistem kehidupan hewan liar. Mereka juga bermanfaat bagi kehidupan manusia lewat madu yang dihasilkan.
"Kami masih akan melanjutkan penelitian untuk mengetahui di wilayah mana yang menjadi habitat lebah dengan populasi terbanyak di bumi saat ini," ujar Alice. (M-4)
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved