Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BARBEKU memang sesungguhnya bukan hanya soal makan, melainkan juga soal kehangatan kumpul keluarga, di ruang terbuka, dan asyiknya mengolah daging di atas bakaran.
Sebab itu, di negara-negara Barat tempat asal sajian ini, barbeku lekat dengan acara kumpul. Berbagai kesibukan menyiapkan barbeku membuat interaksi makin hangat.
Di Tanah Air, meski sajian barbeku cukup populer, tetap bukan sajian yang sering dibuat sendiri. Sementara itu, menyantap hidangan barbeku di resto memang lebih praktis, tapi ada keseruan yang tidak bisa dirasakan.
Kini, pengalaman menyantap barbeku di restoran dengan aksi lebih ditawarkan Fogo.
Berbeda dengan konsep penyajian resto barbeku all you can eat ala Korea dan yakiniku Jepang yang mengusung teknik grill atau dipanggang secara langsung di atas alat pemanggangan yang telah disediakan, Fogo menawarkan konsep penyajian barbeku tradisional
khas Brasil yang disebut churrasco, yaitu daging disajikan secara utuh dengan ditusuk skewer (penusuk stainless panjang) sebelum kemudian diedarkan kepada pengunjung.
Media Indonesia berkesempatan menikmati sajian dari resto yang namanya diambil dari bahasa Portugis, yang berarti api ini, di gerai yang berada di Mal Grand Indonesia, Selasa (27/10).
Untuk menikmati sajian all you can eat, pengunjung cukup merogoh kocek Rp125.000++ per orang. Potongan harga disediakan Fogo bagi pengunjung yang berusia 65 tahun ke atas dan anak-anak usia 4 hingga 9 tahun.
Tidak perlu menunggu lama, pelayanan dengan cara pramusaji berkeliling membawa makanan ini atau disebut juga espeto corrido, segera hadir. Daging pertama yang dibawa pramusaji ialah sirloin yang memiliki beragam pilihan saus, dari peri-peri sauce yang merupakan olahan saus asal Afrika, honey butter soy sauce, sweet svory sauce, hingga peanut sauce.
Jika Anda berminat, pramusaji akan memotong langsung daging yang dibawa dengan skewer itu ke piring Anda. Meski Anda bisa meminta sebanyak mungkin, ada baiknya atur ruang perut karena sajian-sajian berbeda akan keluar setiap 10 menit.
Ragam sajian itu di antaranya ayam, sosis, dan daging bagian perut, yang tentunya juicy. Selain saus yang sudah ada pada daging, untuk menambah ke nikmatan bersantap, disediakan pula tiga jenis saus sebagai pelengkap hidangan, yaitu saus pedas, saus hijau chimichurri yang berbahan acar dan cuka, serta saus tomato salsa yang akan menggugah lidah Anda.
Dibumbui ulang
Dalam satu skewer sajian biasanya akan terdapat sekitar dua hingga tiga kilogram daging utuh. Operating Mana ger Fogo, Yana Heryana, menjelaskan jika daging tidak habis dalam sekali putaran penyajian, daging akan ditransitkan kembali untuk dibakar dengan torch cooking.
Proses torching ini juga menjadi atraksi tersendiri yang menarik perhatian pelanggan. Tidak ketinggalan, daging akan dibumbui ulang.
“Satu skewer kita itu biasa nya membawa sekitar dua sampai tiga kilogram daging untuk sekali putaran, itu kira-kira habis untuk 25 porsi penyajian,” terang Yana.
Jika selama 8 jam penyajian masih terdapat daging yang tersisa, Yana mengungkapkan jika para chef Fogo biasanya akan mengoptimalkannya menjadi aneka menu olahan baru sebagai hidangan buffet. “Tapi enggak terlalu banyak dan sisa itu biasanya kita maksimalkan kembali untuk bikin menu lain di buffet, misalkan bikin beef stroganoff, sapi lada hitam, atau dibikin sup sapi, jadi enggak akan mubazir,” tambahnya.
Buffet
Guna menjaga kualitas rasa pada sajian utama barbekunya, Fogo menggunakan daging sapi impor dari Australia dan Amerika.
Bila pengunjung ingin menikmati makanan selain daging atau untuk mengisi perut sembari menunggu pramusaji pembawa skewer berkeliling, pengunjung dapat terlebih dahulu menikmati fasilitas buffet yang disediakan secara prasmanan.
Menu hidangan buffet yang tersaji pun cukup beragam, mulai barbecue ribs, nasi goreng, pasta, kentang goreng, hingga aneka macam salad dan buah. Pengunjung juga akan mendapatkan minuman refill es teh dan lemon tea yang setiap saat dapat dipesan kepada pramusaji.
Untuk menjaga protokol Kesehatan, pengunjung diminta menggunakan sarung tangan saat mengambil sajian buffet. “Buffet-nya ambil sendiri, kita sediakan sarung tangan di sana, silahkan ambil makanan yang ada di buffet lalu duduk dan tunggu dagingnya datang,” ujar General Manager Fogo, Ella.
Untuk menu buffet ini, Ella mengaku pergantian keragamannya tidak terlalu cepat, yakni minimal per satu bulan akan diganti satu item, jika dirasa menu tersebut sudah jarang diambil pelanggan.
Sebagai penanda waktu makan yang akan segera habis (60 menit), pramusaji akan menyajikan hidangan penutup yang sangat unik, yaitu caramelized pineapple atau nanas bakar dengan taburan gula merah dan kayu manis yang segar di lidah.
Konsep penyajiannya sama seperti saat penyajian daging, gelondongan nanas yang telah ditusuk dengan skewer akan dipotong pramusaji langsung di piring pelanggan.
Sebagai upaya untuk menanggulangi penyebaran virus korona, Fogo juga menerapkan pembatasan pengunjung hingga maksimal 50% atau hanya memperbolehkan 70 orang untuk makan di dalam ruangan resto.
Untuk bersantap di resto, pengunjung harus memesan tempat terlebih dahulu dengan memindai barcode yang dapat dilihat di laman Instagram @Fogo_id ataupun yang terdapat dalam website resmi restoran ini. Pengunjung juga wajib mencantumkan data, seperti nama lengkap, nomor telepon yang dapat dihubungi, serta alamat surel yang masih aktif untuk keperluan tracing (pelacakan) pelanggan selama masa pandemi. Selama masa adaptasi kebiasaan baru ini, Fogo buka pada pukul 11.00-21.00 WIB. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved