Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

DNA Kuno Ungkap Asal Muasal Penduduk Karibia

Abdillah Marzuqi
05/6/2020 21:51
DNA Kuno Ungkap Asal Muasal Penduduk Karibia
Ilustrasi manusia Karibia kuno(TOM BJÖRKLUND)

Asal-usul penduduk Karibia masih menjadi misteri. Diprakirakan, sekitar 8 ribu-5 ribu tahun lalu, terjadi migrasi manusia ke Karibia. Hanya waktu saja yang sudah diketahui, namun lokasi asal masih menjadi pertanyaan. Pasalnya, hal itu berkaitan adanya beragam budaya di Karibia. Menjawab pertanyaan itu, para peneliti mempelajari DNA dari masa lampau. 

Dilansir dari sciencemag.com, DNA itu mampu memberikan informasi terkait sejarah Karibia, termasuk proses migrasi dan interaksi pada masa itu. Bahkan, DNA tersebut juga menggambarkan proses interaksi antara penghuni keturunan imigran awal dan pendatang yang mulai masuk mulai 2.800 tahun lalu.  

Studi itu dilakuka tim peneliti dari Eropa dan Karibia. Mereka menganalisis DNA 52 individu dari tujuh situs arkeologi Zaman Kuno di Kuba, mulai dari 3.200 tahun lalu hingga 700 tahun lalu. Mereka mempublikasikan studi teranyar itu di jurnal Science, Kamis (4/6).

"Saya senang melihat rentang waktu yang dapat mereka jangkau," kata antropolog genetik di Universitas Vanderbilt, Jada Benn Torres.

Meski Torres tidak terlibat dalam penelitian terbaru itu, ia menyampaikan apresiasi. Pasalnya, materi genetik mampu cepat meluruh di lingkungan tropis. Itulah sebabnya, hanya beberapa genom manusia Karibia prakolonial yang telah diurutkan sebelum ada penelitian tersebut.

Berdasarkan studi arkeologi dan genetik, sejarah pra-kolonial Karibia terbagi menjadi dua era: Zaman Archaic yang mencakup permukiman awal dan sekitarnya pada 8ribu tahun lalu dan Zaman Keramik yang dimulai sekitar 2800 tahun lalu. Pada Zaman Keramik itulah, ada gelombang migrasi baru dari Amerika Selatan bagian utara yang membawa kultur tembikar. Kultur itu berbeda dengan yang dimiliki penduduk asal. Selain itu, gaya hidup mereka juga berbeda yakni lebih bergantung pada pertanian. Meski demikian, asal usul orang Zaman Kuno itu masih belum jelas. 

Dalam studi teranyar itulah terungkap bukti bahwa setidaknya ada dua kelompok genetik yang menunjukkan kelompok pendatang itu berasal dari tempat yang berbeda. 

"Ini adalah pertama kalinya kita benar-benar dapat mengatakan bahwa (penduduk awal) ini tidak hanya beragam secara budaya, tetapi juga beragam secara biologis," kata Yadira Chinique de Armas.

Yadira ialah arkeolog di Universitas Winnipeg sekaligus salah satu peneliti dalam studi itu.

"Satu individu menunjukkan kesamaan genetik dengan pribumi yang tinggal di Kepulauan Channel California 5000 tahun lalu, sehingga meningkatkan kemungkinan bahwa beberapa penduduk awal Karibia mungkin berasal dari Amerika Utara atau Amerika Tengah. Meski demikian, agar lebih pasti, para peneliti membutuhkan genom tambahan dari orang-orang kuno yang tinggal di Florida dan Semenanjung Yucatán Meksiko," kata ahli arkeogenetik di Max Planck Institute Kathrin Nägele.

Karibia menjadi menarik karena penjajahan masa lalu telah menghapus kompleksitas dan keanekaragaman budaya di wilayah itu. Oleh karenanya, para peneliti pun berusaha merekam ulang Karibia sebagai mozaik budaya, asal-usul, dan nenek moyang manusia. (M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irana Shalindra
Berita Lainnya