Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSAKAN lingkungan yang kian memprihatinkan membuat banyak pihak membuat terobosan untuk penghematan energi maupun minimalisir limbah. Sebuah dobrakan pun dilakukan untuk penanganan jasad manusia, yakni lewat jalan pengomposan.
Layanan tersebut ditawarkan oleh sebuah perusahaan yang berpusat di Washington, Amerika Serikat (AS), Recompose. Recompose akan menawarkan layanan pengomposan jasad manusia pertama di dunia mulai tahun depan. Kepala eksekutif dan pendiri Recompose, Katrina Spade, menyebut kekhawatiran akan perubahan iklim menyumbang faktor besar banyaknya orang yang menyatakan minat atas layanannya tersebut.
“Sejauh ini 15.000 orang telah mendaftar ke laporan berkala kami. Proyek ini telah bergerak begitu cepat karena urgensi perubahan iklim dan kesadaran kita yang harus meluruskannya," terang Katrina Spade dilansir BBC.com, Minggu (16/2).
Recompose, mengklaim bahwa proses pengomposan jasad manusia akan menghemat lebih dari satu ton emisi karbon, dibandingkan dengan proses kremasi atau penguburan tradisional. Nantinya, jasad manusia akan berubah menjadi tanah hanya dalam waktu sekitar 30 hari lewat proses reduksi organik alami, yang hasil pengomposannya akan diberikan ke pihak keluarga untuk disebar di tanaman ataupun pohon sebagai pupuk.
Jasad ditempatkan bersama serpihan kayu, alfalfa dan rumput jerami dalam wadah baja heksagonal tertutup yang dapat digunakan kembali. Dengan mengontrol kelembaban dan rasio karbon dioksida, nitrogen, dan oksigen secara cermat, sistem ini menciptakan kondisi yang sempurna bagi mikroba termofilik yang dapat mempercepat laju dekomposisi secara dramatis.
Katrina Spade membutuhkan empat tahun penelitian ilmiah untuk menyempurnakan teknik pengomposan manusia. Ia diperbantukan oleh ilmuwan tanah dan pertanian berkelanjutan dari Washington State University, Lynne Carpenter Boggs untuk melakukan pekerjaan tersebut. Adapun, Washington menjadi negara bagian pertama AS yang melegalkan pengomposan manusia pada Mei 2019 lalu. (M-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved