Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA Anda lapar dan kebetulan sedang melewati kawasan Senopati Jakarta Selatan, mungkin Anda bisa mampir sembarang ke salah satu kafe yang berjajar di sana. Namun, jika Anda ingin mencicipi jenis makanan yang lebih khusus lagi, kuliner Jepang, misalnya, Anda bisa masuk ke Yellowfin.
Restoran yang telah berdiri sejak delapan tahun lalu ini menyajikan makanan modern (fushion) Jepang. Tempat ini boleh dibilang selalu terlihat ramai, terutama saat jam makan siang. Tak hanya pekerja kantoran, tempat ini juga kerap disambangi keluarga.
Dijelaskan marketing Yellowfin, Sasha Tutuko, sejak tiga tahun lalu mereka mulai bergerak pada spesialisasi makanan fushion Jepang. Pada awalnya (sebelum diambil alih Yellowfin Group) restoran ini dibuat Opco Grup yang mengusung makanan autentik atau tradisional Jepang.
Menurut Sasha, makanan fushion merupakan makanan Jepang yang dimodifikasi dengan bumbu-bumbu modern. “Seperti pemakaian saus mayones pada sushi, yang lebih berani bermain rasa,” jelasnya, di Jakarta, pekan lalu.
Meski begitu, restoran ini tidak meninggalkan sajian autentik Jepang mereka. Makanan ikan segar seperti sashimi masih disajikan. Kata Sasha, sekitar 30% makanan masih didominasi autentik tradisional, sedangkan 70% masuk ke makanan fushion.
Sejak awal dibangun, restoran ini menyediakan ruang bar untuk para tamu menikmati koktail, anggur, bir, dan sake. Namun, kata Sasha, ternyata kedatangan para tamu justru lebih banyak untuk makan.
Makanan utama yang menjadi rekomendasi Yellowfin, yaitu wagyu don yang dibanderol Rp168 ribu per porsi. Dalam hidangan ini, Anda akan digoda dengan nasi panas berlimpah potongan dadu wagyu, didampingi irisan jamur shitake dan selada, nori, kemudian ditutup topping telur mata sapi yang disajikan setengah matang. Sajian ini tak hanya mengenyangkan, tetapi juga membahagiakan lidah Anda.
Selain wagyu don, ada pula chicken teriyaki berupa potongan katsu ayam lapis tepung, disiram saus teriyaki, dengan side dish salad. Saus asamnya memberi rasa yang sangat kontras dengan manisnya saus teriyaki sehingga Anda seperti merasakan dua makanan dalam satu piring.
Untuk makanan utama yang bisa disantap sharing atau berbagi, andalan restoran fushion Jepang ini ialah sushi salmon melt. Anda akan merasakan berlimpahnya salmon dalam setiap suapannya.
Bagaimana tidak, salmon melt terdiri atas tiga lapis salmon, yaitu disusun dari dua sisi gulungan salmon segar yang menyelimuti nasi. Kemudian pada bagian atas nasi diberi cacahan salmon. Selain itu, ditambah telur ikan atau tobiko yang disiram sebagai topping-nya. Tidak ketinggalan irisan halus wakegi, sejenis bawang daun hadir berdampingan dengan tobiko.
Untuk memberi rasa, spicy mayo menjadi topping paling atas menutup semua ikan segar. Kemudian salmon melt ini dibakar dengan gas torch sampai kematangan mencapai 70% sehingga dari tampilan, bagian luar ikan menjadi matang dan dalamnya tetap fresh.
Satu porsinya ada tiga potong dan dibanderol Rp98 ribu, sepadan dengan kepuasan bertubi-tubi salmon yang disantap dalam satu suapan.
Kudapan lain yang tidak kalah sedap rasanya dan lebih banyak potongan dalam satu porsi ialah crunchy salmon roll. Dalam makanan ini, Anda juga akan merasakan gurihnya rumput laut kering yang dibalut nasi di sisi luarnya.
Isian dalam sushi yang diiris menjadi delapan potong ini ada tempura atau udang tepung yang kriuk. Bagian lapisan luar diselimuti dengan salmon segar, yang kemudian diapikan hingga tingkat kematangan 70%.
Sama seperti salmon melt, pada bagian topping diberi mayones pedas dan dilakukan pengapian kembali. Tambahannya, selain mayones pedas, sushi ini taburi dengan kani sticky atau irisan crab stick yang dibuat garing seperti kerupuk.
Pada makanan penutup, ada dua sajian yang menarik perhatian. Pertama, nutella pao. Dari namanya tentu sudah bisa ditebak, camilan ini berupa bakpao isi Nutella.
Beralih ke aneka minuman, sebenarnya Yellowfin menyajikan ruang yang nyaman untuk tamu datang bertemu kolega dan menikmati minuman.
Tidak hanya terbatas anggur merah, anggur putih, wiski, dan sampanye tetap dengan tema restoran fushion Jepang yang mereka bangun, beberapa jenis sake dan shochu juga disediakan yang bisa didapatkan dengan kisaran harga Rp800 ribu-Rp1 juta per botol.
Contohnya minuman bernama aisukuriimu. Berwarna bening, campuran minuman ini terdiri atas batang-batang serai, jahe yang digeprek, kemudian disiram dengan soda jahe.
Minuman selanjutnya, yaitu chicibu mocktail. Nama chichibu berasal dari nama perkebunan buah di Jepang. Campuran ini antara lain potongan stroberi yang di-chop dan diletakkan pada dasar gelas. Kemudian dicampur dengan konsentrat jus jeruk, dan sirup peach. Terakhir, soda jahe dituangkan untuk memperkaya rasa. (Try/M-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved