Jumat 31 Januari 2020, 22:15 WIB

Merokok dan Minum Alkohol Membuat Otak Cepat Tua

Melalusa Susthira K | Weekend
Merokok dan Minum Alkohol Membuat Otak Cepat Tua

Unsplash/ Alex Byod
Mereka yang merokok hampir setiap hari memiliki usia otak relatif lebih tua dibandingkan mereka yang lebih jarang atau tidak merokok.

GAYA hidup merokok berat dan gemar meminum alkohol tidak hanya berdampak buruk bagi paru-paru dan ginjal, namun juga memberikan efek buruk bagi organ vital lainnya yakni otak. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports, kebiasaan buruk tersebut dapat menyebabkan otak menua dan menyebabkan kemunduran fungsi kerja otak itu sendiri.

Penelitian oleh dari Keck School of Medicine of University of Southern California itu dilakukan dengan mengamati data pemindaian otak lewat MRI (Magnetic Resonance Imaging) dari 17.308 warga Inggris berusia antara 45 hingga 81 tahun yang datanya dimasukkan dalam Biobank Inggris.

Berdasarkan temuannya dari 11.651 orang yang mengumpulkan informasi tentang kebiasaan merokok, mereka yang merokok hampir setiap hari memiliki usia otak relatif lebih tua dibandingkan mereka yang lebih jarang merokok atau tidak sama sekali. Peneliti kemudian menyebut bahwa merokok satu bungkus per hari selama satu tahun penuh, dapat menyebabkan otak menjadi lebih tua 0,03 tahun.

Sementara dari 11.600 orang yang mengumpulkan informasi tentang kebiasaan meminum alkohol, mereka yang meminum alkohol hampir setiap hari memiliki usia otak relatif lebih tua dibandingkan mereka yang meminum alkohol lebih sedikit atau tidak sama sekali. Setiap gram konsumsi alkohol yang bertambah per hari disebutkan dapat menyebabkan otak menjadi lebih tua 0,02 tahun.

“Kami menemukan bahwa baik merokok tembakau dan meminum alkohol setiap hari ataupun hampir setiap hari, secara signifikan memiliki keterkaitan dengan peningkatan RBA (usia relatif otak),” tulis peniliti dalam laporannya.

Namun para peneliti kemudian mengingatkan bahwa selain merokok dan konsumsi alkohol, berbagai faktor lingkungan dan genetik lainnya dapat pula mempengaruhi usia otak. (M-1)

Baca Juga

TONY KARUMBA / AFP

Peneliti Kembangkan Algoritma untuk Memantau Populasi Gajah

👤Bagus Pradana 🕔Jumat 22 Januari 2021, 10:50 WIB
Metode ini dapat diandalkan untuk memantau hewan yang bergerak melalui lanskap heterogen yang memiliki cakupan...
JORGE GUERRERO / AFP

Ratusan Musikus Inggris Protes Terkait Aturan Tur Pasca Brexit

👤Fathurrozak 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:00 WIB
Surat itu ditujukan ke pemerintah Inggris, yang dianggap menjadi biang kerok kegagalan para musikus untuk melakukan tur Eropa tanpa bebas...
Unsplash/ Katty Anne

Psikolog Sarankan Ini Agar Pernikahan Tidak Sekadar Bertahan

👤Deden Muhammad Rojani 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:10 WIB
Salah satu cara sederhana adalah dengan mengucapkan perasaan bahagia dan syukur atas pasangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya