Selasa 17 September 2019, 03:05 WIB

Permudah Siswa Belajar, Start-up Indonesia Berjaya di Hungaria

Irana Shalindra | Weekend
Permudah Siswa Belajar, Start-up Indonesia Berjaya di Hungaria

Dok. Ruangguru
Aplikasi asal Indonesia, Ruangguru, terima penghargaan ITU Global Industry Awards 2019 di Hungaria.

 

Ruangguru, salah satu aplikasi bimbingan belajar di Indonesia, menjadi perusahaan asal Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang menerima penghargaan tunggal ITU Global Industry Awards untuk kategori Digital Inclusion & Principles dalam forum internasional ITU Telecom World 2019, di Budapest, Hungaria, 9-12 September.

Penghargaan Global Industry Awards diberikan kepada sebuah perusahaan besar sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi terhadap solusi menjanjikan dan inovatif yang dihasilkannya untuk memperjuangkan inklusi digital dan kemajuan sosial.

Salah satu inovasi Ruangguru dalam hal itu ialah keberhasilan Ruangguru untuk mendorong aksesibilitas pendidikan berkualitas di Indonesia. Selain memberikan konten-konten yang berkualitas, Ruangguru juga berhasil mengurangi konsumsi kapasitas data (bandwidth) rata-rata sebanyak 80% untuk setiap dari ribuan video belajar yang ada di aplikasi Ruangguru. Dengan demikian, pengguna aplikasi di daerah dengan konektivitas rendah pun dapat mengakses produk Ruangguru dengan baik.

"Berkat karya tim teknologi kami, kami bisa membuktikan dukungan penuh kami terhadap penyetaraan akses, khususnya bagi semua pelajar di daerah-daerah terpencil (last mile connectivity solution)," ujar Vice President Ruangguru Ritchie Goenawan yang mewakili Ruangguru dalam menerima penghargaan ini di Hungaria, seperti dikutip dari siaran persnya.

Sementara itu, pendiri dan Chief Product Officer Ruangguru Iman Usman mengemukakan, ini adalah pertama kalinya perusahaan Indonesia menjadi penerima penghargaan tunggal dalam ITU Global Industry Awards. Menurutnya, jarang sekali sebuah startup bisa memenangkan penghargaan di kategori untuk perusahaan besar seperti ini.

"Misalnya, tahun ini di kategori lain, penghargaan serupa diperoleh oleh Huawei China dan KT Corporation Korea. Ini merupakan kehormatan yang luar biasa, bahwa dampak sosial, inovasi teknologi, model bisnis, skala penggunaan, dan program-program sustainability (berkelanjutan) yang kami lakukan di Ruangguru bisa diakui dan bersaing secara global," tambahnya.

ITU ialah lembaga naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus menangani industri teknologi komunikasi dan informatika dunia. ITU Telecom World 2019 merupakan suatu rangkaian seminar, presentasi, pameran, dan penghargaan bagi para pemangku kepentingan industri teknologi komunikasi dan informatika dunia. Forum tersebut mempertemukan institusi pemerintahan, pembuat kebijakan, investor, serta korporasi dan usaha kecil dan menengah bidang teknologi dalam cakupan global. Tahun ini, paviliun Indonesia turut hadir dalam ajang tersebut, dengan didukung Bakti Kominfo. (RO/M-2)

 

Baca Juga

Dok. Tasya Julia

Menempa Percaya Diri di Wadah IPM

👤Tasya Julia - PPM Al Kautsar Muhammadiyah Harau, Sumatra Barat 🕔Minggu 25 September 2022, 14:16 WIB
IPM hampir menyerupai OSIS di sekolah non-Muhammadiyah. Bedanya, IPM memiliki jenjang mulai dari tingkat ranting, tingkat daerah, cabang,...
MI/Tiyok

Jon Bodo: Koruptor

👤M. Tyok 🕔Minggu 25 September 2022, 05:55 WIB
RAKUS, pencuri, licik, kotor,...
Butet K

Bung Sentil: Turun Gunung

👤Butet K 🕔Minggu 25 September 2022, 05:35 WIB
YANG hidupnya di puncak gunung tuh biasanya jagoan membaca tanda-tanda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya